Daerah  

Ayep Zaki Siapkan Program Pendidikan Kesetaraan dan Perluasan Lapangan Kerja

Ayep Zaki Siapkan Program Pendidikan Kesetaraan dan Perluasan Lapangan Kerja
Foto: Dok. Agus R (Dokpim) Kota Sukabumi

seputarankita.com– Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menyoroti persoalan pengangguran dan rendahnya tingkat pendidikan yang masih menjadi tantangan di Kota Sukabumi. Sejumlah program pun disiapkan pemerintah daerah, mulai dari fasilitasi pendidikan kesetaraan, subsidi pembiayaan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), hingga pembangunan kawasan industri untuk memperluas kesempatan kerja.

Hal tersebut disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas RT dan RW dalam Mewujudkan Tertib Administrasi Kependudukan yang Berintegritas di Kelurahan Gunung Parang, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Cikole, Lurah Gunung Parang, perwakilan BPJS, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta para ketua RT dan RW se-Kelurahan Gunung Parang.

Dalam arahannya, Ayep menegaskan bahwa persoalan pengangguran dan rendahnya tingkat pendidikan perlu ditangani secara serius melalui kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Menurutnya, kedua persoalan tersebut berpotensi memperburuk kondisi ekonomi masyarakat, terutama warga yang berada dalam kelompok desil 1 hingga 5 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif rendah.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan program pembangunan dan bantuan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang berlandaskan keadilan, kebenaran, dan kejujuran.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya mendorong generasi muda usia produktif mengikuti program Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan dukungan subsidi pembiayaan dari pemerintah.

Selain membuka peluang kerja melalui jalur tersebut, pemerintah juga berupaya membantu masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal pada jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) melalui program pendidikan kesetaraan.

Program ini diharapkan memberikan kesempatan kepada warga untuk melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses peluang kerja.

BACA JUGA:  Akses Bagbagan–Kiara Dua Tertutup Longsor, Petugas Gabungan Mulai Evakuasi Material

Di sektor ekonomi, Pemkot Sukabumi juga berencana menggelar pasar murah di setiap kelurahan guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

Sementara itu, pembenahan infrastruktur dan dorongan pembangunan kawasan industri di wilayah Lembursitu dan Cibeureum menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian daerah.

Berbagai program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan daya beli.

Dalam kesempatan itu, Ayep Zaki menyampaikan bahwa kas daerah yang pada 2025 tercatat sekitar Rp91 miliar meningkat menjadi Rp170 miliar pada 2026.

Ia berharap peningkatan tersebut dapat mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah secara konsisten sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pada kegiatan yang sama, Wali Kota Sukabumi menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris serta beasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan sosial dan akses pendidikan.

Selain menyoroti persoalan sosial dan ekonomi, Ayep Zaki menekankan pentingnya peran RT dan RW dalam mendukung pelayanan publik, terutama dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan.

Menurutnya, pengurus RT dan RW memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Peran mereka dibutuhkan untuk membantu pendataan penduduk, mendukung pelayanan administrasi, serta menyampaikan informasi mengenai program bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Melalui pendataan yang akurat dan koordinasi yang baik antara pemerintah dengan pengurus lingkungan, penyaluran bantuan dan pelaksanaan program pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran.

Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut pun menjadi salah satu upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola administrasi kependudukan yang tertib, transparan, dan berintegritas.

Pada akhir kegiatan, Ayep Zaki secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas RT dan RW dalam Mewujudkan Tertib Administrasi Kependudukan yang Berintegritas.(MS)

Penulis dan Editor: