Daerah  

TP-PKK Sukabumi Gerakkan Pemanfaatan Pekarangan dan Pengolahan Sampah Organik

TP-PKK Sukabumi Gerakkan Pemanfaatan Pekarangan dan Pengolahan Sampah Organik
Foto : Dok. Ihsan (Dokpim) Kota Sukabumi

seputarankita.com – Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga sekaligus menekan pengeluaran rumah tangga.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Pekarangan Rumah dan Pembuatan Kompos dari Sampah Organik bagi kader PKK dan Posyandu di Kelurahan Nanggeleng, Jumat (23/10/2026).

Ranty mengatakan, pemanfaatan lahan di sekitar rumah dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kemandirian pangan keluarga. Masyarakat dapat memulai dengan menanam berbagai jenis sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), serta tanaman pangan lain sesuai kondisi pekarangan.

“Mari kita menanam di pekarangan rumah sendiri. Kehidupan harus terus berlanjut, sehingga kita perlu menyesuaikan pola hidup dengan kemampuan keluarga dan mulai memanfaatkan apa yang kita miliki untuk hal-hal yang positif,” ujar Ranty.

Menurutnya, kebiasaan menanam di lingkungan rumah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah kebutuhan hidup yang terus berkembang.

Gerakan tersebut sejalan dengan program Aku Hatinya PKK, yang mendorong pemanfaatan halaman rumah agar lebih produktif, hijau, dan memberikan manfaat bagi keluarga.

Selain mengoptimalkan pekarangan, masyarakat juga didorong mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Langkah ini dinilai dapat mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan pupuk yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman.

Pengelolaan sampah dari rumah diharapkan menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan, sehingga lingkungan tempat tinggal semakin bersih dan sehat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak memanfaatkan sumber daya yang tersedia, tetapi juga membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Ranty menekankan pentingnya keterlibatan kader PKK dan Posyandu dalam menyosialisasikan gerakan tersebut kepada masyarakat. Para kader diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan melalui edukasi dan pendampingan di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA:  Hari Bhayangkara ke-80, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Dukungan terhadap Pengabdian Polri

Upaya itu mencakup pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat, pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan, serta pengolahan sampah organik secara tepat.

Dengan keterlibatan kader hingga tingkat lingkungan, kebiasaan positif diharapkan dapat diterapkan lebih luas dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

TP-PKK Kota Sukabumi mendorong agar pemanfaatan pekarangan dan pengolahan sampah organik tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat nyata.

Melalui langkah yang dimulai dari rumah, keluarga diharapkan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, lebih hemat dalam pengeluaran, serta berperan aktif menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(MS)

Penulis dan Editor: