seputarankita.com – Penyebab kematian tragis yang menimpa Ende Nur Jaya (47), warga yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Cemerlang, Kampung Cikareo, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, mulai menemukan titik terang.
Hasil autopsi mengungkap korban meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala yang menyebabkan pendarahan hebat hingga kerusakan jaringan otak.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu (24/6) dini hari. Tubuhnya tergeletak di tengah jalan dengan sejumlah luka serius yang diduga akibat tindak kekerasan.
Penemuan jasad tersebut sempat menggegerkan warga sekitar dan memicu perhatian aparat kepolisian.
Dokter forensik RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr. Nurul Aida Fathiya, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kekerasan benda tumpul yang menghantam beberapa bagian tubuh korban, terutama area kepala dan leher.
Menurutnya, luka paling fatal berada di bagian kepala. Benturan keras yang diterima korban menyebabkan kerusakan hingga ke jaringan otak dan memicu pendarahan dalam jumlah besar yang berujung pada kematian.
“Kerusakan pada kepala sampai mengenai jaringan otak sehingga menimbulkan perdarahan hebat dan menjadi penyebab utama kematian korban,” ujarnya, Kamis, 25 Juni 2026.
Selain itu, tim forensik juga menemukan sejumlah luka lain di area wajah dan leher. Salah satu luka yang ditemukan bahkan memiliki panjang sekitar 12 sentimeter dan membentang dari bagian wajah menuju kepala.
Di sisi lain, aparat kepolisian terus mengintensifkan penyelidikan guna mengungkap pelaku di balik peristiwa berdarah tersebut. Sejumlah petugas gabungan diterjunkan untuk memburu pelaku sekaligus mengungkap motif yang melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut.
Kapolsek Warudoyong AKP Maulana Arief mengatakan, proses penyelidikan masih berlangsung dan melibatkan berbagai unsur kepolisian.
Tim Buser Polres Sukabumi Kota bersama personel dari Polda Jawa Barat saat ini tengah melakukan pendalaman terhadap sejumlah petunjuk yang telah dikumpulkan dari lokasi kejadian.
“Penyelidikan masih berjalan. Tim gabungan dari Polres Sukabumi Kota dan Polda Jawa Barat sedang melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian,” katanya.
Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait identitas maupun jumlah pelaku yang diduga terlibat. Namun, aparat memastikan proses pengungkapan kasus menjadi prioritas agar pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat Kota Sukabumi. Warga berharap pelaku segera terungkap sehingga rasa aman di lingkungan sekitar dapat kembali terjaga. Sementara itu, keluarga korban masih menanti keadilan atas peristiwa yang merenggut nyawa Ende Nur Jaya secara tragis. UM





