seputarankita.com – Keheningan Kampung Lebakmuncang, Desa Pabuaran, mendadak berubah duka setelah seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya, Senin, 23 Maret 2026.
Korban, Saep (74), ditemukan dalam kondisi tertimpa batang bambu yang diduga ditebangnya sendiri.
Saat ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB, kondisi jenazah telah membusuk, menandakan korban telah meninggal beberapa hari sebelumnya.
Peristiwa ini pertama kali terungkap dari inisiatif seorang warga, Ruslan (47), yang merasa curiga karena Saep tak terlihat sejak beberapa hari terakhir.
“Tiga hari tidak kelihatan di rumahnya. Bahkan seisi rumah dibiarkan gelap gulita. Saya datangi lokasi, benar saja ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Ruslan.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga dan aparat setempat. Tak lama berselang, tim gabungan yang terdiri dari unsur P2BK Pabuaran, kepolisian, Satpol PP, perangkat desa, serta tenaga medis dari Puskesmas Pabuaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Petugas memastikan kejadian ini merupakan kecelakaan kerja, di mana korban diduga tertimpa bambu saat melakukan aktivitas penebangan.
Dari analisa kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum akhirnya ditemukan.
Informasi dari warga dan pemerintah desa menyebutkan, Saep hidup seorang diri di kediamannya. Sang istri telah meninggal dunia, sementara anak-anaknya tinggal di luar daerah.
Keluarga yang telah dihubungi menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah membuat pernyataan resmi.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada tak jauh dari rumah almarhum pada hari yang sama. UM





