Lampaui Rata-Rata Nasional, Bappeda Kota Sukabumi Kerahkan Tim Khusus “Bedah” Masalah Pengangguran

TPT Kota Sukabumi Capai 8,19 Persen, Bappeda Fokus Sinkronisasi Data dan Penempatan Tenaga Kerja

METROPOLITAN.ID – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mengambil langkah agresif untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang saat ini masih berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat dan Nasional. Meski sempat mengalami penurunan pada 2025, angka pengangguran di Kota Sukabumi dinilai masih memerlukan penanganan serius melalui kolaborasi lintas sektor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, TPT Kota Sukabumi berada di angka 8,19 persen. Angka ini terpaut cukup jauh jika dibandingkan dengan TPT Provinsi Jawa Barat yang berada di level 6,77 persen, serta rata-rata Nasional di angka 4,9 persen.

Menyikapi kondisi tersebut, Bappeda Kota Sukabumi resmi membentuk Tim Penanganan TPT berdasarkan Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor: 100.3.3.3/Kep.51/Bappeda/2026.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Hasan Asyari, melalui Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Erni Agus Riyani, menjelaskan bahwa pembentukan tim ini bertujuan untuk menyinkronkan program kerja antarperangkat daerah agar lebih tepat sasaran.

“Kami telah melaksanakan rapat Kelompok Kerja (Pokja) sebagai langkah koordinasi dan sinkronisasi. Tim ini dibentuk untuk memastikan penanganan pengangguran di Kota Sukabumi berjalan lebih terintegrasi,” ujar Erni saat dihubungi, Rabu (25/3/2026).

Dalam rapat perdana, Bappeda menitikberatkan pada program kerja Pokja 1. Fokus utamanya adalah mengidentifikasi potensi lapangan kerja serta memperkuat kolaborasi perangkat daerah dalam membuka peluang bagi tenaga kerja lokal.

“Uraian tugas Pokja 1 mencakup penyediaan data informasi ketenagakerjaan, identifikasi potensi pasar, hingga melakukan evaluasi berkala terhadap program penempatan tenaga kerja. Kami juga memantau kendala dan capaian di lapangan untuk dilaporkan kepada koordinator,” jelas Erni.

BACA JUGA:  Bupati Sukabumi Tekankan Pentingnya Perda yang Adaptif terhadap Nilai Budaya Daerah

Melalui langkah strategis ini, Pemkot Sukabumi berharap tercipta keselarasan program dan pemanfaatan data yang lebih optimal. Target utamanya adalah mendorong grafik pengangguran agar terus menurun secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami berharap dengan adanya tim ini, angka TPT di Kota Sukabumi terus menurun dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” pungkasnya. (Bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *