Perkuat Birokrasi, Wali Kota Sukabumi Lantik 38 Pejabat dan Siapkan Sistem AI untuk Pantau Kinerja

Perkuat Birokrasi, Wali Kota Sukabumi Lantik 38 Pejabat dan Siapkan Sistem AI untuk Pantau Kinerja
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, resmi melantik 38 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di Balai Kota Sukabumi pada 10 Maret 2026, Selasa (10/3/2026). FT : Ist

seputarankita.com – Gedung Balai Kota Sukabumi menjadi saksi bisu perombakan struktural di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi pada Selasa (10/03/2026). Dalam seremoni pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, memberikan pesan menohok mengenai integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).

Sebanyak 38 pejabat resmi menempati posisi baru, yang terdiri dari 4 pejabat eselon III, 18 pejabat eselon IV, dan 16 pejabat fungsional. Langkah ini diambil bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan strategi percepatan kinerja perangkat daerah yang sempat mengalami kekosongan posisi.

Satu hal yang mencuri perhatian dalam sambutan Ayep Zaki adalah ketegasannya mengenai proses promosi dan mutasi. Ia menjamin bahwa ke depannya, standar pengangkatan jabatan akan murni mengacu pada pakta integritas dan kompetensi individu.

“Tidak ada pembagian jabatan maupun titipan dari pihak manapun. Semua harus bekerja berdasarkan akuntabilitas,” tegas Wali Kota di hadapan para pejabat yang dilantik.

Ayep menekankan bahwa ASN di bawah kepemimpinannya wajib mengacu pada 26 indikator standar kerja yang ditetapkan oleh Bappenas. Hal ini dilakukan agar setiap kebijakan dan pelayanan publik memiliki indikator keberhasilan yang terukur dan transparan.

Dalam arahannya, Wali Kota memberikan perhatian khusus pada jabatan Lurah. Menurutnya, Lurah adalah representasi langsung wajah kepala daerah di mata masyarakat.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik, terutama yang bersentuhan langsung dengan warga, untuk segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat sinergi. Kecepatan dalam merespons keluhan masyarakat menjadi poin utama yang ia tuntut.

Tidak hanya soal integritas konvensional, Ayep Zaki juga membocorkan visi modernisasi tata kelola pemerintahan Kota Sukabumi. Ia merencanakan implementasi sistem teknologi berbasis Kecerdasan Buatan (AI) untuk mendukung efektivitas birokrasi.

BACA JUGA:  Wali Kota Ayep Zaki Usulkan 9 Kecamatan Bergabung ke Kota Sukabumi, Luas Wilayah Naik Hampir 8 Kali Lipat

Langkah ini diharapkan mampu membuat pelayanan publik menjadi lebih modern, cepat, dan minim kesalahan manusiawi. Monitoring kinerja ASN dan non-ASN nantinya akan dilakukan secara lebih sistematis dan profesional.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota, para Asisten Daerah, Staf Ahli, serta jajaran pimpinan perangkat daerah lainnya. Dengan pelantikan ini, Pemkot Sukabumi berharap adanya energi baru dalam mengakselerasi pembangunan kota di tahun 2026.(Bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *