seputarankita.com – Sebuah jembatan tua di Kampung Citapen, perbatasan Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud dan Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, kini berada dalam kondisi memprihatinkan dan membahayakan keselamatan warga.
Struktur jembatan yang didominasi kayu terlihat semakin rapuh dimakan usia. Sejumlah bagian lantai telah bolong, sementara penopangnya tampak lapuk dan tidak lagi kokoh.
Meski begitu, jembatan tersebut tetap menjadi akses utama yang tak tergantikan bagi masyarakat sekitar.
Setiap hari, warga mulai dari pelajar, petani hingga masyarakat umum—terpaksa melintasi jembatan tersebut dengan penuh kehati-hatian. Rasa waswas selalu menyertai setiap langkah, mengingat kondisi jembatan yang sewaktu-waktu bisa ambruk.
Situasi ini menjadi sorotan setelah video kondisi beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, tampak warga berjalan perlahan sambil berpegangan pada sisi jembatan demi menjaga keseimbangan.
Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Cidolog, Iwan, membenarkan bahwa kerusakan jembatan sudah berlangsung lama dan telah menjadi perhatian pemerintah desa. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam upaya perbaikan.
“Kami dari pemerintah desa sebenarnya sudah berupaya melakukan perbaikan, setidaknya perbaikan ringan. Tapi sampai sekarang belum terealisasi karena keterbatasan anggaran,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Ia menegaskan, jembatan tersebut memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah sekaligus jalur utama mobilitas warga. Karena itu, pihak desa terus berupaya mencari solusi dengan menjalin koordinasi bersama pihak terkait.
Pemerintah desa bersama masyarakat kini berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya agar perbaikan segera direalisasikan.
Bagi warga Citapen dan sekitarnya, jembatan ini bukan sekadar akses penghubung, melainkan infrastruktur penting yang menopang aktivitas dan keberlangsungan hidup sehari-hari. UM





