seputarankita.com – Perubahan signifikan terjadi di Kampung Kadulawang RT 03/01, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.
Kawasan yang dulunya dikenal kumuh dan kurang terawat, kini menjelma menjadi lingkungan yang tertata, nyaman, sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Transformasi tersebut tidak lepas dari peran Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan yang berdiri sejak Agustus 2019.
Dalam perjalanannya, kelompok ini terus berkembang hingga memasuki usia tujuh tahun pada 2026, dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh para anggotanya.
Awalnya, Pokdakan Mina Sauyunan hanya fokus pada budidaya ikan nila. Namun seiring waktu, mereka memperluas usaha dengan membudidayakan ikan bawal dan ikan mas guna meningkatkan produktivitas serta nilai jual hasil perikanan.
Pengembangan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi melalui pelatihan keterampilan budidaya, serta bantuan sarana dan prasarana.
Tidak hanya itu, pembangunan infrastruktur lingkungan juga didukung oleh Dinas Pekerjaan Umum, termasuk pengaspalan jalan, pembuatan talud, hingga sistem irigasi.
Humas Pokdakan menyebutkan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk bantuan bibit ikan, pakan, serta swadaya anggota yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kawasan tersebut.
“Di masa pandemi COVID-19, Pokdakan sempat mengalami penurunan aktivitas ekonomi akibat terhambatnya penjualan,” kata Pokmas Pokdakan, Senin, 30 Maret 2026.
Meski demikian, kelompok ini mampu bertahan dan terus berupaya menjaga eksistensi melalui pengelolaan yang konsisten dan semangat kebersamaan.
Kini, kawasan Mina Sauyunan tidak hanya menjadi lokasi budidaya ikan, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik alternatif.
Warga memanfaatkannya sebagai tempat bersantai, berkumpul, hingga spot swafoto yang menarik perhatian pengunjung dari luar wilayah.
Selain itu, kawasan ini juga dijadikan lokasi program Kampung Tangguh oleh kepolisian dan Kampung Pancasila oleh TNI, serta menjadi tempat penelitian dari sejumlah perguruan tinggi seperti Institut Pertanian Bogor dan UMMI.
Dengan berbagai capaian tersebut, Pokdakan Mina Sauyunan diharapkan terus berkembang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
Tidak hanya memperbaiki lingkungan, tetapi juga menjadi sumber penghasilan serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga sekitar. UM





