Betonisasi Jalan Prana Kota Sukabumi STA 0–600 Rampung

Betonisasi Jalan Prana Kota Sukabumi sepanjang 600 meter dengan menggunakan metode fast track tuntas 100 persen / FT: Ist

SeputaranKita.com – Pengerjaan betonisasi Jalan Prana, Kota Sukabumi, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Selasa, 11 Agustus 2026 pengecoran ruas STA 0 sampai STA 600 telah selesai dilakukan dengan menggunakan metode fast track.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi, Henry Yoswara, mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga akses masyarakat terhadap Jalan Prana dapat segera kembali digunakan.

Henry mengatakan, metode fast track sengaja diterapkan untuk mempersingkat waktu pelaksanaan pekerjaan. Penggunaan metode tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang berharap proses pembangunan tidak berlangsung terlalu lama.

“Pengecoran itu sudah selesai untuk pengecoran di STA 0 sampai STA 600 dengan menggunakan beton metode fast track. Itu merupakan hasil keinginan warga yang ingin cepat kembali bisa digunakan jalannya,” ujar Henry saat ditemui, Selasa (11/8/2026).

Ia menyebutkan, sejauh ini pelaksanaan proyek masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam kontrak. DPUTR terus memantau progres di lapangan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan terlaksana berdasarkan ketentuan teknis.

Henry menegaskan, selesainya proses pengecoran belum menjadi tahap akhir dalam penilaian kualitas pekerjaan. Mutu beton yang telah digunakan masih akan diperiksa melalui pengujian laboratorium independen.

“Kualitas hasil pengerjaan nantinya akan kami cek. Karena pertama nanti akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh lab yang independen, terkait mutu beton,” jelasnya.

Selain pemeriksaan dari laboratorium independen, pihak penyedia beton juga akan memberikan hasil pengujian laboratorium sebagai bagian dari dokumen pengendalian mutu pekerjaan.

Data tersebut nantinya digunakan untuk memastikan hasil pengecoran memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan.

“Kemudian dari pihak penyedia beton juga nanti akan menyerahkan hasil pengujian lab-nya,” kata Henry.

Sementara itu, sampai saat ini DPUTR belum menemukan adanya temuan dalam proses pengerjaan betonisasi Jalan Prana. Kendati demikian, pengawasan tetap dilakukan terhadap progres maupun kualitas pekerjaan di lapangan.

BACA JUGA:  Ahmad Yani Masih Semrawut, Satpol PP Akui Penertiban PKL Alami Jalan Buntu

“Hingga saat ini, alhamdulillah belum ada temuan yang didapatkan terkait pengerjaan betonisasi Jalan Prana tersebut,” ungkapnya.

DPUTR menargetkan keseluruhan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai masa kontrak. Percepatan pengerjaan diharapkan tetap berjalan beriringan dengan pemenuhan standar kualitas konstruksi agar Jalan Prana dapat memberikan manfaat dan menunjang aktivitas masyarakat setelah selesai dikerjakan. UM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *