Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Sukabumi Gandeng Stakeholder Strategis lewat Sinergi Terintegrasi

seputarankita.com – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui sinergi strategis bersama Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Barat.

Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, di Kantor OJK Jawa Barat, Jalan Dago, Bandung, Selasa, Selasa, 3 Maret 2026.

Pertemuan tersebut menitikberatkan pada penguatan ekosistem keuangan daerah dan percepatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM.

Ayep Zaki menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi yang saat ini berada di angka 5,32 persen agar meningkat secara bertahap menuju target 8 persen.

Dia menambahkan, potensi likuiditas daerah sangat besar, tercermin dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah melampaui Rp10 triliun.

Namun, tingginya dana tersebut belum sebanding dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang masih relatif rendah, bahkan berada di peringkat 25 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Ketimpangan ini harus segera dijembatani agar perputaran kredit semakin optimal dan berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Sukabumi mendorong inovasi pembiayaan berbasis inklusi seperti dana kebajikan, wakaf produktif, serta skema Qordhul Hasan.

Skema tersebut dirancang untuk menginkubasi pelaku usaha mikro dan kelompok rentan, sehingga memiliki kesiapan sebelum mengakses pembiayaan perbankan formal.

Kepala OJK Jawa Barat menyambut positif inisiatif tersebut. Ia melihat ruang ekspansi pembiayaan masih terbuka lebar, mengingat dari sekitar 55 ribu UMKM di Kota Sukabumi, baru sekitar 23 ribu yang telah memperoleh akses pembiayaan perbankan.

Melalui penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK akan mendorong perbankan agar lebih agresif dan terarah dalam menyalurkan kredit produktif, sekaligus membangun ekosistem pembiayaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Akselerasi Ekonomi Jalur Selatan: Bantargadung Siapkan Lahan Unggulan bagi Investor Agrobisnis

Sinergi ini juga diarahkan untuk mendukung komoditas unggulan daerah, mulai dari pengembangan peternakan domba dan kambing berbasis program kurban ASN, penguatan rantai pasok susu sapi perah melalui koperasi nasional, hingga budidaya telur dan pisang yang memiliki potensi pasar luas.

Kolaborasi antara Pemkot Sukabumi dan OJK Jawa Barat ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, serta menjaga stabilitas inflasi daerah demi kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi. UM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *