Daerah  

Empat Hari Hilang, Dua Pemuda Korban Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Dua korban keganasan ombak Cibuaya yang empat hari dinyatakan hilang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Tampak Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi korban / FT: Ist

seputarankita.com – Setelah empat hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua pemuda yang hilang terseret ombak besar di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (13/10/2026) pagi.

Kedua korban diketahui bernama Muhamad Zubair (18) dan Zaky Risky Syabani (17). Setelah ditemukan, jenazah keduanya langsung dievakuasi menuju RSUD Jampang Kulon untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Suryo menjelaskan, korban pertama yang ditemukan adalah Zaky Risky Syabani. Remaja berusia 17 tahun itu ditemukan sekitar pukul 07.35 WIB, dengan jarak kurang lebih 3 mil laut atau nautical miles (NM) dari lokasi kejadian.

Sementara itu, Muhamad Zubair (18) ditemukan sekitar pukul 09.38 WIB. Lokasi penemuan korban kedua berjarak sekitar 2 mil laut dari titik awal kedua pemuda tersebut terseret ombak.

“Kedua korban akhirnya kami temukan pada pagi ini dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian, langsung kami evakuasi menuju RSUD Jampang Kulon untuk proses selanjutnya dan kami serahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Suryo.

Ia menerangkan, musibah tersebut terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB. Saat itu, kedua remaja tengah berenang di Pantai Cibuaya sebelum ombak besar datang dan menyeret mereka ke tengah laut.

Memasuki hari keempat operasi, Selasa (13/10/2026), tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran di sekitar perairan tempat kedua korban dilaporkan hilang.

Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet dan speedboat Ocean View Resort dengan jangkauan hingga radius 6 mil laut dari lokasi kejadian.

Selain penyisiran laut, petugas juga melakukan pemantauan visual melalui jalur darat dan udara. Penggunaan drone dilakukan untuk membantu memperluas jangkauan pencarian hingga radius 7 kilometer.

BACA JUGA:  Andang Sekda Definitif, Wali Kota Sukabumi Minta PAD Terus Digenjot

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pos SAR Sukabumi, BPBD Kecamatan Ciracap, Polsek Ciracap, Polairud Ujung Genteng, Pos TNI AL Ujung Genteng, TNI AU Ujung Genteng.

Pemerintah Desa Ujung Genteng, Satpol PP Kecamatan Ciracap, hingga Puskesmas Ujung Genteng juga turut dilibatkan dalam operasi tersebut.

Sejumlah organisasi dan unsur relawan turut dikerahkan, di antaranya Wanadri, HNSI Ujung Genteng, Life Guard Balawista, Ocean View Resort, Jampang Peduli, SAR Khatulistiwa, ASB, RAPI, Sehati, SARDA Sukabumi, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Damkar Ciracap, serta BPBD Kota Bekasi.

Dengan ditemukannya kedua korban, pencarian yang berlangsung selama empat hari tersebut berakhir dengan duka. Kedua jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman. UM

Penulis dan Editor: