seputarankita.com – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi pangan untuk memastikan kesiapan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H. Pemantauan gabungan ini menyasar pasar tradisional dan ritel modern guna mengantisipasi lonjakan harga serta kelangkaan stok.
Dalam peninjauan yang dilakukan pada Kamis (12/3/2026), Wali Kota didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk perwakilan dari Kodim 0607, Polres Sukabumi Kota, serta dinas terkait seperti DKP3, Satpol PP, dan Diskominfo.
Rombongan memulai pemantauan di Pasar Pelita sebelum berlanjut ke Superindo Citimall. Berdasarkan hasil pantauan langsung, Ayep Zaki menegaskan bahwa secara garis besar ketersediaan pangan pokok strategis di wilayah Kota Sukabumi masih berada dalam kategori aman dan mencukupi.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan tenang. Dari hasil tinjauan, stok pangan kita cukup. Memang ada fluktuasi pada beberapa komoditas, namun kenaikannya masih dalam batas wajar,” ujar H. Ayep Zaki di sela-sela kegiatannya.
Perbedaan karakteristik antara pasar tradisional dan modern juga menjadi perhatian tim gabungan. Di ritel modern, harga terpantau lebih terkontrol karena memiliki sistem standar harga yang tetap. Sementara itu, dari sisi keamanan pangan (food safety), tim menilai kualitas produk yang beredar di pasaran masih memenuhi standar mutu yang baik.
Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan rutin hingga hari H lebaran. Langkah ini diambil untuk mencegah adanya oknum yang mencoba memainkan harga atau menimbun stok di tengah tingginya permintaan masyarakat.
“Koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait akan terus kami perkuat. Kami imbau pedagang untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar, dan konsumen juga diharapkan bijak dalam berbelanja,” pungkas Wali Kota.
Dengan terjaganya stabilitas ini, diharapkan masyarakat Kota Sukabumi dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian tanpa terbebani oleh gejolak harga pangan.(Bim)





