seputarankita.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi mengonfirmasi wafatnya satu lagi jemaah asal Sukabumi di Tanah Suci. Rohmat Binti Hakim (56), jemaah asal Kampung Caringin Irigasi, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, meninggal dunia pada Senin (2/6/2025) pukul 04.15 waktu Arab Saudi.
Ketua PPIHD Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, menjelaskan bahwa almarhumah merupakan jemaah Kloter JKS 06 yang tergabung dalam KBIHU Al-Amin. Ia termasuk dalam kategori risiko tinggi (resti berat) dan mulai mendapatkan penanganan medis sejak 24 Mei 2025.
“Almarhumah mengeluhkan nyeri, mual, muntah, dan kondisi tubuh yang melemah. Setelah sempat membaik, kondisinya kembali memburuk pada 30 Mei. Ia lalu dirujuk ke RS Saudi National Hospital di Mekah pada 31 Mei untuk perawatan intensif, namun dinyatakan wafat pada 2 Juni dini hari,” ungkap Abdul Manan, Selasa, 3 Juni 2025.
Rohmat wafat dalam usia 56 tahun 10 bulan. Prosesi pemulasaraan dilakukan sesuai syariat Islam di rumah sakit. Salat jenazah digelar di Masjidil Haram usai salat Zuhur berjamaah. Jenazah kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman Sharoya, Mekah.
“Atas nama PPIHD Kabupaten Sukabumi, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah almarhumah dan menempatkannya di surga-Nya,” ujar Abdul Manan.
Rohmat menjadi jemaah ketiga asal Kabupaten Sukabumi yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Sebelumnya, dua jemaah lainnya yang juga masuk kategori resti lebih dulu berpulang.
Jemaah pertama adalah Agung Dewanto (60), warga Kampung Cimaja Girang, Desa Cimaja, Kecamatan Palabuhanratu. Ia meninggal di RS Al Haram, Madinah, pada Minggu (11/5/2025) pukul 16.35 waktu setempat.
Agung sempat mengalami nyeri dada dan sesak napas sesaat setelah tiba di hotel. Ia diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi, serta pernah menjalani pemasangan PCI pada 2016.
Jemaah kedua adalah Iyan Muhidin (80), warga Kampung Selaeurih, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade. Ia meninggal dunia akibat gagal jantung pada Jumat (23/6/2025) pukul 10.10 waktu Arab Saudi di Abeer Hospital, Makkah.
Jenazahnya juga disalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Sharoya. Ketiganya masuk dalam kelompok jemaah risiko tinggi dan telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur medis dan keagamaan selama menjalankan ibadah haji. UM





