Realisasi Program Makan Gratis Masih Rendah: Baru 2,6% dari Anggaran Rp 171 Triliun Terserap

Realisasi Program Makan Gratis Masih Rendah: Baru 2,6% dari Anggaran Rp 171 Triliun Terserap
Realisasi Program Makan Gratis Masih Rendah: Baru 2,6% dari Anggaran Rp 171 Triliun Terserap.Foto : Ist

Seputarankita.com – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yaitu “Makan Gratis” untuk pelajar dan ibu hamil, menghadapi tantangan besar dalam tahap awal pelaksanaannya. Hingga pertengahan Juni 2025, realisasi anggaran baru mencapai 2,6% dari total Rp 171 triliun yang telah dialokasikan.

Program ini dirancang untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah dan ibu hamil, serta mendorong pertumbuhan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang. Namun, meski memiliki visi mulia, implementasi di lapangan berjalan lambat.

Menurut laporan dari kementerian terkait, lambatnya penyaluran disebabkan oleh kendala teknis dan administratif, termasuk alur pengadaan makanan, distribusi anggaran, serta kesiapan infrastruktur dan SDM di daerah. Selain itu, beberapa insiden terkait kualitas makanan di sejumlah daerah juga turut memperlambat pelaksanaan, karena harus ada evaluasi ulang terhadap penyedia makanan dan standar keamanan pangan.

Pemerintah saat ini sedang melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan program dapat berjalan secara maksimal dan merata di seluruh wilayah Indonesia. Pendekatan baru termasuk pelibatan lebih luas pemerintah daerah dan pengawasan ketat terhadap penyedia layanan konsumsi.

Meski pelaksanaannya belum optimal, pemerintah tetap berkomitmen menjalankan program ini sebagai bagian dari agenda nasional dalam peningkatan gizi dan kesejahteraan generasi muda Indonesia.(Za)

BACA JUGA:  Bupati Sukabumi Komitmen Majukan Komoditas Kopi sebagai Penopang Ekonomi Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *