TP-PKK Kota Sukabumi Siap Wujudkan Posyandu Istimewa Adaptif dan Berdaya di Enam Bidang SPM

TP-PKK Kota Sukabumi Siap Wujudkan Posyandu Istimewa Adaptif dan Berdaya di Enam Bidang SPM
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Posyandu Istimewa Berbasis Enam Bidang SPM di Aula bjb Kota Depok, Selasa (11/11/2025). / FT : Humpo Kota Sukabumi

seputarankita.com – Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Posyandu Istimewa Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berlangsung di Aula bjb Kota Depok, Selasa (11/11/2025) pagi.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Wilayah I Jawa Barat, yang meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, serta Kabupaten Cianjur.

Dalam sambutannya, Ranty Rachmatilah berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman para kader Posyandu di Kota Sukabumi dalam mengimplementasikan konsep Posyandu Istimewa sesuai dengan pedoman dan panduan yang telah disusun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Hari ini kami mengikuti kegiatan untuk memperkuat penerapan enam SPM Posyandu Istimewa di Jawa Barat. Semoga para kader di Sukabumi dapat memahami dan mengaplikasikan seluruh materi yang disampaikan untuk memperkuat peran Posyandu di wilayahnya,” ujar Ranty.

Posyandu Istimewa merupakan hasil transformasi dari Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) yang memiliki fungsi lebih luas.
Konsep “Istimewa” merepresentasikan peningkatan kualitas layanan dan cakupan kegiatan lintas sektor yang lebih komprehensif.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengubah Posyandu menjadi pusat pelayanan sosial dasar terpadu yang tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.

Adapun enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi dasar penguatan Posyandu Istimewa meliputi:

1. Pendidikan mencakup dukungan terhadap pendidikan anak usia dini, peningkatan literasi digital, dan penguatan                          perpustakaan komunitas.

2. Kesehatan fokus pada peningkatan kunjungan lintas usia, penyuluhan gizi, deteksi dini penyakit, dan promosi perilaku                 hidup bersih sehat.

BACA JUGA:  Jamkrindo Catatkan Volume Penjaminan Rp 43,6 Triliun Jakarta

3. Pekerjaan Umum edukasi pengelolaan air bersih, sanitasi, dan pemeliharaan infrastruktur dasar masyarakat.

4. Perumahan Rakyat mendorong kesadaran terhadap rumah layak huni, lingkungan sehat, serta pemanfaatan pekarangan            produktif.

5. Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat mencakup kesiapsiagaan bencana, deteksi dini gangguan          ketertiban, hingga pemulihan pascabencana.

6. Sosial meliputi edukasi kesetaraan gender, penguatan inklusi sosial, dan fasilitasi bantuan sosial bagi warga kurang mampu.

Melalui penguatan di enam bidang tersebut, Posyandu Istimewa diharapkan dapat menjadi pusat pelayanan publik terintegrasi yang memastikan masyarakat memperoleh akses layanan dasar secara adil, merata, dan berkelanjutan.

Program ini juga menitikberatkan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, pemenuhan sarana prasarana, serta penerapan sistem pencatatan dan pelaporan digital yang terhubung dengan perencanaan pembangunan daerah.

“PKK Kota Sukabumi siap mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menghadirkan Posyandu Istimewa yang adaptif, kolaboratif, dan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Ranty.(Bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *