Revitalisasi Gedung Aher Masuki Babak Baru, Wakil Wali Kota Targetkan Mei 2026 Mulai Pengerjaan Fisik

Revitalisasi Gedung Aher Masuki Babak Baru, Wakil Wali Kota Targetkan Mei 2026 Mulai Pengerjaan Fisik
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, didampingi jajaran DPUTR saat meninjau kondisi interior Gedung Aher, Jumat (24/01/2026). FT : Ist

seputarankita.com – Proyek prioritas infrastruktur Pemda Kota Sukabumi 2026 salahsatunya merevitalisasi Gedung Aher. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat melakukan peninjauan langsung, pada Jumat 24 Januari 2026 lalu.

Bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), peninjauan untuk memetakan kebutuhan teknis sebelum gedung tersebut dialihfungsikan secara penuh sebagai Pusat Kegiatan Kesenian Kota Sukabumi.

Bobby Maulana mengungkapkan, selama ini Gedung Aher belum mampu memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena kendala struktural.

“Kami mengidentifikasi beberapa persoalan mendasar yang selama ini dikeluhkan pengguna gedung, terutama pada aspek akustik yang menghasilkan gema berlebih dan sistem sirkulasi udara yang kurang memadai sehingga suhu ruangan cenderung panas. Hal-hal teknis inilah yang akan menjadi prioritas perbaikan kami,” jelas Bobby.

Menurut Bobby, tahun 2026 ini, tidak hanya berfokus pada aksesibilitas transportasi seperti jalan provinsi, jalan nasional, dan jalan lingkungan, tetapi juga pada optimalisasi gedung-gedung milik daerah agar memiliki nilai manfaat lebih.

” Pihak DPUTR saat ini, tengah merampungkan penyusunan dokumen perencanaan teknis. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, tahap persiapan akan dilakukan pada periode Februari hingga April 2026 ini,” Kata dia.

Jika proses lelang dan persiapan berjalan lancar, pekerjaan konstruksi fisik akan dimulai pada Mei 2026. Dengan estimasi durasi pengerjaan selama lima bulan, Gedung Aher diharapkan sudah bisa diresmikan kembali dan digunakan oleh para pegiat seni Sukabumi pada kuartal terakhir tahun ini.

“Harapan kami, setelah revitalisasi ini selesai, Gedung Aher tidak lagi menjadi aset yang pasif, melainkan menjadi wadah utama bagi generasi muda dan komunitas seni di Kota Sukabumi untuk berekspresi secara profesional,” pungkas sang Wakil Wali Kota.

BACA JUGA:  Wawalkot Sukabumi Buka LKKD PPP, Ajak Kader Disiplin dan Peduli Lingkungan

Sementara, Kabid Tata Bangunan, Jasa Konstruksi dan Pertamanan pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kota Sukabumi Fajar Rahmansyah membenarkan kemarin pihaknya mendampingi Wakil Walikota bersama beberapa tenaga ahli melakukan peninjauan ke gedung Aher.

” Memang agak lama terbengkalai, sejak selesai dibangunnya Gedung Aher tahun sudah jarang digunakan untuk pertujukan seni,” kata Fajar, saat diwawancara melaui wathsaap pribadinya. Minggu 25 Januari 2026.

Menurutnya, Gedung Aher rencananya akan ditata ulang agar bisa berfungsi dan dapat dimanfaatkan.

” Hasil peninjauan, dengan beberapa ahli ada beberapa trouble seperti sirkulasi udara yg kurang baik, pantulan suara saat tes gema sudah diukur mencapai 5,8 detik padahal idealnya pantulan suara hanya 1,4 detiik- 1,8 detiik saja,”jelas fajar

Untuk bisa difungsikan, gedung aher akan Didesign ulang dengan konsep parabolik, melihat dari bentuk gedung, seperti merubah plafon menggunakan konsep drop celling untuk mengurangi gema tadi. Sekaligus menata ulang panggung, untuk menampung kapasitas 250 orang.

” Ya minimal, meski pantulan suara gema tidak sampai 1,4 detik minimal 1,8 detik saja sudah bagus. Panggung juga akan dimundurkan,” lanjut fajar.

Saat ini, Kita masih menyusun Detail Engineering Development (DED), masalah nilai belum dapat ditaksir karena nanti tergantung kebutuhan.

” Masih dilakukan penghitungan anggaran yang dibutuhkan. Selain gedung Aher, ada juga pembangunan gedung kantor Kecamatan Gunungpuyuh yang menjadi prioriras pembangunan infrastruktur di 2026,”pungkasnya. ms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *