seputarankita.com – Tantangan mendidik anak di era digital menjadi perhatian serius Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi. Berkolaborasi dengan Badan Koordinasi Majelis Masjid (BKMM), TP-PKK menggelar sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di Masjid At Taqwa Nur Kamal, Kecamatan Cikole, Rabu (28/1/2026).
Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rahmatilah, menegaskan bahwa selain pembangunan infrastruktur fisik, penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui peran keluarga adalah kunci utama menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Persoalan remaja saat ini kerap kali berakar dari lingkungan keluarga, terutama bagaimana pola asuh dan kehadiran orang tua di rumah. Ayah dan ibu harus menjadi teladan serta support system utama bagi anak,” ujar Ranty di hadapan para kader PKK dan anggota BKMM.
Dalam sesi pematerian, Ketua Bidang I TP-PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, membedah secara mendalam tantangan penggunaan gawai (gadget) pada anak. Ia menekankan bahwa orang tua tidak hanya bertugas membatasi durasi penggunaan perangkat, tetapi juga wajib mengarahkan konten yang dikonsumsi.
“Anak-anak harus dibekali kemampuan memilah informasi dan etika digital Islami. Rumah harus diciptakan sebagai tempat yang paling nyaman bagi mereka untuk belajar dan bercerita,” jelas Kia.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya bicara soal pola asuh. TP-PKK juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Integrasi isu lingkungan dalam kegiatan keagamaan ini bertujuan agar para ibu lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sejak dari dapur sendiri.
Melalui sinergi ini, TP-PKK berharap para orang tua di Kota Sukabumi semakin bijak dalam mendampingi tumbuh kembang anak, sehingga lahir generasi yang berakhlak mulia namun tetap melek teknologi.Bim





