Wisata  

Wisata Seru dan Sejuk di Kampung Singkur Pangalengan, Cocok untuk Liburan Keluarga

Wisata Seru dan Sejuk di Kampung Singkur Pangalengan, Cocok untuk Liburan Keluarga
(Sumber: tiktok@AlamSingkur_Official)

seputarankita.com – Terletak di Jalan Raya Situ Cileunca KM 4, Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kampung Singkur menawarkan pengalaman wisata alam yang memadukan keindahan hutan pinus dengan beragam aktivitas seru.

Daya Tarik dan Aktivitas

Kampung Singkur dikenal dengan suasana alamnya yang asri dan udara yang sejuk. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas.

  • Rafting dan Tubing: Mengarungi Sungai Palayangan yang berjeram, cocok untuk penggemar olahraga air.

  • Camping dan Glamping: Berkemah di tepi sungai atau di bawah rindangnya pohon pinus dengan fasilitas lengkap.

  • Outbound dan Team Building: Kegiatan kelompok yang dirancang untuk mempererat kerjasama tim.

  • Paintball dan Flying Fox: Permainan yang memacu adrenalin di tengah alam terbuka.

  • ATV dan Offroad: Menjelajahi medan menantang dengan kendaraan khusus.

Selain itu, pengunjung dapat menikmati suasana malam yang tenang dengan suara alam yang menenangkan.

Fasilitas dan Harga

Kampung Singkur menyediakan berbagai paket wisata dengan harga yang bervariasi, antara lain:

  • Tiket Masuk: Rp10.000 per orang.

  • Rafting: Mulai dari Rp150.000 per orang (minimal 5 orang).

  • Paintball: Rp75.000 per orang (minimal 20 orang).

  • Flying Fox: Rp30.000 per orang (minimal 5 orang).

  • Camping: Mulai dari Rp150.000 per orang (minimal 4 orang).

  • Penginapan: Rp600.000 per unit untuk kapasitas empat orang.

Fasilitas lain yang tersedia meliputi area parkir, toilet, musala, dan area makan.

Jam Operasional dan Akses

Kampung Singkur buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.

Untuk mencapai lokasi, dari Kota Bandung, pengunjung dapat mengambil rute melalui Tol Soreang-Pasir Koja, keluar di Gerbang Tol Soreang, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Raya Soreang-Banjaran hingga mencapai Jalan Situ Cileunca. (Bim)

 

BACA JUGA:  Evaluator UNESCO Puji Komitmen Sukabumi Jaga Keberlanjutan CPUGGp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *