seputarankita.com – Dusun Pemangket di Desa Tanak Beaq, Kecamatan Batukliang Utara, menyimpan destinasi wisata alam yang kian digemari, terutama oleh pasangan muda: kolam alami “Honeymoon”. Dikenal karena suasananya yang asri, tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk kota, lokasi ini menjadi tempat ideal untuk menikmati waktu berdua dalam pelukan alam.
Kolam Alami dari Mata Air Pegunungan
Kolam Honeymoon bukan sekadar tempat berendam biasa. Dikelilingi pohon-pohon besar dan udara pegunungan yang segar, air di kolam ini berasal langsung dari mata air alami yang jernih dan sejuk. Suhu air yang menyegarkan serta suasana sunyi menjadikannya sempurna untuk relaksasi, apalagi bagi pasangan yang tengah menikmati momen bulan madu.
Tak hanya kolamnya yang menggoda, pengunjung juga disuguhkan pemandangan hijau khas perdesaan Lombok Tengah. Deretan pohon, suara alam, dan gemericik air menciptakan atmosfer meditatif yang sulit ditemukan di tempat wisata komersial lainnya.
Wisata Berbasis Komunitas
Menariknya, destinasi ini tidak dibangun oleh investor besar atau perusahaan pariwisata, melainkan hasil gotong royong dan inisiatif warga sekitar. Kolam tersebut dulunya adalah sumber air bersih warga yang kemudian dimanfaatkan dengan pendekatan ramah lingkungan sebagai tempat rekreasi.
“Ini murni dari masyarakat. Kami ingin tempat ini tetap alami, tidak diubah terlalu modern,” ujar salah satu warga pengelola, Made Suarna.
Harga tiket masuk pun sangat terjangkau: Rp15.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak. Pengunjung juga bisa menikmati fasilitas sederhana seperti tempat duduk dari bambu, gazebo kecil, dan akses jalan yang mudah dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat.
Rekomendasi Aktivitas
Bagi pasangan, tempat ini sangat cocok untuk:
-
Piknik romantis di bawah rimbun pepohonan
-
Berendam berdua dalam kolam alami
-
Menikmati senja di suasana pegunungan
-
Mengabadikan momen di spot-spot alam yang Instagramable
Komitmen terhadap Alam
Pengelola dan warga sangat menjaga kelestarian area ini. Wisatawan diimbau untuk membawa kembali sampah mereka dan tidak merusak area sekitar. Tidak ada musik keras atau fasilitas modern yang mengganggu suasana — semua dijaga agar tetap tenang dan alami.
Akses dan Lokasi
Wisata alam Honeymoon ini terletak sekitar 1,5 jam perjalanan dari Kota Mataram dan dapat diakses melalui jalur darat menuju Batukliang Utara. Petunjuk jalan cukup jelas dan warga sekitar ramah membantu jika pengunjung tersesat.





