Diduga Akibat Pergerakan Tanah, Dua Motor Ditelan Lubang Misterius di Simpenan Sukabumi

Percaya atau Tidak, Akibat Pergerakan Tanah Sepeda Motor Milik Warga Simpenan Ditelan Lubang Besar dan Warga Diminta Meningkatkan Kewaspadaan

Seputarankita.com – SUKABUMI – Berawal dari beredarnya vidio viral berdurasi 27 detik, beredar di group aplikasi perpesanan, dalam isi vidio memperlihatkan dua unit kendaraan roda dua yang terparkir di dalam rumah terperosok ke dalam lubang selua 1,5 meter persegi//

Menurut informasi yang di peroleh dalam isi vidio, peristiwa mengejutkan tersebut di duga akibat pergeseran tanah yang terjadi di Kampung Simpenan RT 03/12, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Kasi Tantrib Kecamatan Simpenan Cecep Supriadi membenarkan peristiwa vidio yang sempat beredar tersebut merupakan Lantai ruang kelas di RA PAUD Yayasan Nurul Qur’an tiba-tiba amblas, diduga akibat pergerakan tanah. Peristiwa ini terjadi pada Senin (6/1/2025) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.

Lebih lanjut Cecep menjelaskan, bahwa saat kejadian, ruang kelas dalam kondisi kosong tanpa aktivitas proses belajar mengajar.

“Ssbuah lantai yang amblas di duga akibat pergeseran tanah itu memiliki panjang kurang lebih 1,5 meter dan lebar 1,5 meter. Beruntung ruangan kosong karena anak-anak baru masuk pada sore hari,” ujar Cecep

Ditempat yang sama Camat Simpenan, Ade Akhsan darmadireja, menjelaskan bahwa peristiwa ini murni akibat pergerakan tanah. Ia menegaskan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.

“Saat ini masyarakat bersama pemilik yayasan bergotong royong untuk menutup kembali bagian lantai yang amblas. Kami terus mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama di wilayah rawan bencana,” ungkap Ade

Ade juga menambahkan bahwa fenomena ini disebabkan oleh kekosongan tana yang di bawah tanah yang tidak terdeteksi oleh sang pemilik sebelumnya.

Sementara ini pihak kecamatan simpenan di dampingi di dampingi kasi Trantib dan P2BK sudah mengecek langsung dan memberikan sejumlah bantuan makanan tikar dan sejumlah bantuan lainnya, ucap ade

BACA JUGA:  Ketenagakerjaan GBPJS enjot Perlindungan Sosial bagi Pekerja di Sukabumi

Upaya tanggap darurat terus dilakukan oleh pihak terkait, sementara masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bencana serupa di masa mendatang. Indra Sopyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *