seputarankita.com – SUKABUMI – Pasca pengunduran diri Haikal Reza dari jabatan Ketua Umum KONI Kota Sukabumi pada 11 April 2025, bursa calon penggantinya mulai ramai diperbincangkan di kalangan insan olahraga dan media. Namun, proses penjaringan calon baru belum dimulai.
Ketua Harian KONI Kota Sukabumi, Anton Rachman, mengatakan penjaringan baru akan dilakukan setelah Surat Keputusan Pelaksana Tugas (SK Plt) dari KONI Jawa Barat terbit, serta terbentuk panitia yang terdiri dari Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), dan tim penjaringan.
“Meskipun sejumlah nama sudah mencuat, kami berharap proses ini bisa ditempuh lewat musyawarah mufakat, bahkan aklamasi, agar tidak terjadi perpecahan di tubuh KONI,” kata Anton, Sabtu (19/4/2025).
Ia menegaskan siapa pun boleh mencalonkan diri selama memiliki komitmen dan keinginan kuat untuk memajukan olahraga di Kota Sukabumi.
Secara formal, masa jabatan Haikal Reza seharusnya berakhir tahun 2027. Namun dengan pengunduran dirinya, posisi tersebut dianggap kosong.
Surat pengunduran diri telah disampaikan kepada KONI Jawa Barat dan ditembuskan ke seluruh cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Sukabumi.
Sejak pengunduran diri itu, roda organisasi tetap berjalan di bawah kepengurusan yang ada, seperti Ketua Harian, Sekretaris Umum, dan Bendahara.
Anton menyampaikan bahwa KONI Jawa Barat akan menunjuk Plt Ketua Umum yang akan bertanggung jawab atas pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub). Persyaratan calon ketua umum akan dirumuskan oleh panitia penjaringan yang akan dibentuk kemudian.
Ia juga mengimbau seluruh cabang olahraga untuk tetap solid dan menjaga kekompakan menjelang pelaksanaan Musorkotlub. “Semua pihak harus menempatkan kepentingan olahraga Kota Sukabumi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Musorkotlub diharapkan menjadi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat arah dan strategi pembinaan olahraga ke depan, terutama jelang persiapan menghadapi event olahraga tingkat regional dan nasional. UM





