DLH Sukabumi: 23 Titik Sungai Tercemar Ringan, Kualitas Air Masih Aman

DLH Sukabumi: 23 Titik Sungai Tercemar Ringan, Kualitas Air Masih Aman
Petugas DLH Kota Sukabumi sedang melakukan pengecekan kualitas air sungai. Ft: SZ

seputarankita.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi melalui Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL) mengungkapkan bahwa Indeks Kualitas Air (IKA) di Kota Sukabumi pada semester pertama tahun 2025 mengalami sedikit penurunan, dari angka 56 di akhir 2024 menjadi 54. Penurunan ini diketahui berdasarkan hasil pengambilan sampel di 29 titik pemantauan sungai yang tersebar di wilayah Kota Sukabumi.

Kepala Bidang P2KL DLH Kota Sukabumi, Tri Sari Setiati, menyampaikan bahwa meskipun terdapat penurunan, kualitas air di Kota Sukabumi masih tergolong baik. “Jika dilihat, di Kota Sukabumi tidak ada sungai yang tergolong tercemar berat. Kalaupun ada, hanya tercemar ringan dan masih memenuhi baku mutu,” ungkap Tri saat diwawancarai, Jumat (08/08/2025).

Tri menjelaskan bahwa kualitas air beberapa sungai di wilayah kota masih sesuai standar lingkungan. Ia menyebutkan, faktor cuaca dan kondisi alamiah menjadi kemungkinan penyebab penurunan angka indeks tersebut. “Angka 54 itu masih termasuk baik,” tambahnya.

Berdasarkan hasil analisis dari 29 titik pemantauan, terdapat 6 titik yang memenuhi baku mutu dan 23 titik lainnya dinyatakan tercemar ringan. Meski demikian, pencemaran ringan ini menurut DLH tidak berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. “Tercemar ringan itu artinya masih dalam batas aman, tidak akan membahayakan kesehatan masyarakat secara langsung,” jelas Tri.

Terkait adanya dugaan pencemaran sungai yang disebut-sebut berasal dari limbah salah satu hotel di Kota Sukabumi, Tri menegaskan bahwa pengambilan sampel kualitas air tidak dilakukan setiap hari, sehingga kejadian tersebut kemungkinan terjadi di luar periode pengambilan sampel, yang dilakukan pada Januari dan Februari. “Biasanya pengambilan ulang dilakukan menjelang akhir tahun. Jadi, jika ada dugaan pencemaran di luar waktu tersebut, kami tidak bisa langsung memastikan,” katanya.

BACA JUGA:  Disnaker Kota Sukabumi Dorong Warga Bekerja ke Luar Negeri untuk Tekan Pengangguran

DLH Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas air dengan melakukan pemantauan rutin, serta edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama sumber daya air.

Tri juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan sungai, dengan tidak membuang sampah atau limbah rumah tangga maupun industri ke aliran sungai. “Mari kita jaga sungai kita bersama, agar kualitas air tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya. (SZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *