‎Wali Kota Sukabumi Rotasi Eselon 2 dan 3, Tegaskan Profesionalisme dan Siapkan Open Bidding Dinkes–Disdik

‎Wali Kota Sukabumi Rotasi Eselon 2 dan 3, Tegaskan Profesionalisme dan Siapkan Open Bidding Dinkes–Disdik
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki melantik pejabat eselon II dan III sebagai bagian dari rotasi dan penyegaran birokrasi FT: Ist

seputarankita.com – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melantik lima pejabat eselon II dan 16 pejabat eselon III dalam rangka penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

‎Ia menegaskan bahwa rotasi dan mutasi pejabat merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi.

‎“Pelantikan ini merupakan awal dari masa enam bulan pasca saya dilantik. Mulai bulan ketujuh, saya sudah bisa melakukan mutasi langsung. Ini bagian dari penyegaran organisasi agar pemerintahan lebih solid,” ujar Ayep Zaki usai pelantikan.

‎Selain itu, ia memastikan akan segera dilakukan open bidding untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RSUD R. Syamsudin, SH (Bunud).

‎Kedua dinas tersebut disebut memiliki anggaran besar, yakni Rp509 miliar untuk kesehatan dan Rp255 miliar untuk pendidikan, atau sekitar 20 persen dari total APBD Kota Sukabumi.

‎“Ini jabatan strategis, jadi harus diisi oleh orang yang punya integritas, kompetensi, dan pengalaman nyata. Tidak boleh asal minta jabatan tanpa bukti kinerja. Profesionalisme itu syarat utama,” tegasnya.

‎Ayep juga melontarkan peringatan pedas kepada para pejabat hingga tingkat lurah agar bekerja maksimal. Jika kinerja tidak sesuai harapan, mutasi akan kembali dilakukan.

‎“Tidak ada kolusi, tidak ada keluarga saya yang ikut. Siapapun yang punya kemampuan silakan maju. Kalau belum mampu, ya belajar dulu,” tambahnya.

‎Terkait rencana perluasan wilayah Kota Sukabumi, Ayep menyebutkan bahwa hasil survei menunjukkan mayoritas masyarakat di kecamatan perbatasan mendukung.

‎“Sekitar 70 persen masyarakat setuju bergabung ke kota, 20 persen masih bingung, dan 10 persen mempertanyakan soal UMR. Ini bagian dari dinamika demokrasi. Saya juga sudah sampaikan hasil kajian kepada DPRD dan tinggal menunggu rekomendasi dari provinsi,” jelasnya.

‎Ayep menilai, perluasan wilayah akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, terutama sektor industri.

‎“Kalau Sukabumi punya kawasan industri besar, jangan semua ditarik ke luar kota, kita bawa ke Kota Sukabumi. Itu akan memperkuat fiskal kita. Target saya, dalam tiga tahun fiskal Kota Sukabumi bisa di atas 50 persen,” katanya.

‎Saat ini, tahapan open bidding untuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan sudah dimulai. Ayep menargetkan pejabat baru di kedua dinas tersebut bisa dilantik pada Oktober mendatang.

BACA JUGA:  Tak Ada Lagi 'Orang Dalam', Ayep Zaki Pastikan Karier ASN Sukabumi Berbasis Prestasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *