Jamkrindo Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Jutaan Tenaga Kerja Lewat Layanan Penjaminan

Jamkrindo menjadi salah satu faktor pendukung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM-K) untuk memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan

Seputarankita.com – Peran lembaga penjaminan semakin penting dalam mendukung perkembangan usaha dan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi.

Salah satu yang terus berkontribusi dalam sektor tersebut adalah [PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) melalui berbagai layanan penjaminan yang menjangkau pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Hingga Mei 2026, Jamkrindo mencatat nilai penjaminan mencapai Rp120,9 triliun. Capaian tersebut telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 1,76 juta pihak terjamin dan turut mendukung penyerapan sekitar 4,93 juta tenaga kerja.

Keberadaan Jamkrindo menjadi salah satu faktor pendukung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM-K) untuk memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Dengan adanya penjaminan, pelaku usaha memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan daya saing.

Selain fokus pada sektor UMKM, Jamkrindo juga aktif mendukung berbagai kegiatan usaha dan proyek melalui layanan Surety Bond serta Kontra Bank Garansi.

Layanan ini mencakup jaminan penawaran, pelaksanaan, pemeliharaan, hingga jaminan uang muka yang banyak dimanfaatkan dalam pelaksanaan proyek pemerintah maupun swasta.

Ragam produk yang disediakan pun cukup luas, mulai dari penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit mikro, kredit super mikro, kredit umum, kredit multiguna, hingga penjaminan konstruksi dan pembiayaan berbasis tagihan atau invoice.

Jamkrindo juga menghadirkan layanan penjaminan untuk KPR FLPP bersubsidi, Customs Bond, distribusi barang, pembiayaan berbasis teknologi finansial (fintech), serta penjaminan bagi koperasi. Berbagai layanan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pembiayaan di berbagai sektor ekonomi.

Dengan dukungan layanan yang terus berkembang, Jamkrindo berupaya memperkuat ekosistem pembiayaan nasional sekaligus mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. UM

BACA JUGA:  Wali Kota Sukabumi Serukan Persatuan dan Tolak Sikap Bermusuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *