seputarankita.com – Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Bobby Maulana, menegaskan bahwa Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda.
Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka LKBB King of Pranasti IV tingkat nasional di SMK Pasim Plus, Sabtu (1/11/2025).
Menurut Bobby, kegiatan yang diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai daerah ini membuktikan bahwa semangat nasionalisme dan disiplin masih kuat di kalangan siswa.
“Saya sangat mengapresiasi Pasim yang mampu menyelenggarakan kegiatan sebesar ini. Di sini bukan hanya soal baris-berbaris, tapi tentang bagaimana membangun karakter, semangat juang, dan kerja sama,” ujarnya.
Ia menyebutkan, ajang seperti LKBB memiliki nilai strategis dalam pengembangan pendidikan di Kota Sukabumi. Selain menumbuhkan kedisiplinan, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang positif.
“Hotel-hotel di Kota Sukabumi ramai oleh peserta dari luar daerah seperti Bone, Surabaya, dan Indramayu. Artinya kegiatan ini ikut menggerakkan ekonomi lokal,” kata Bobby.
Bobby menambahkan, semangat yang ditunjukkan para peserta sejalan dengan visi Pemerintah Kota Sukabumi dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing.
“Kami ingin pendidikan di Sukabumi bukan hanya fokus pada akademik, tapi juga pembentukan karakter. LKBB adalah salah satu bentuk nyata pembinaan itu,” jelasnya.
Sebagai mantan anggota Paskibra, Bobby mengaku memahami betul perasaan para peserta di lapangan.
“Saya tahu rasanya deg-degan di tengah kompetisi, tapi di situlah nilai kebersamaan dan kedisiplinan diuji. Ajang seperti ini menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pasim, Wati Purnaningrum, mengatakan LKBB King of Pranasti IV tahun ini diikuti 165 pasukan dari 23 kota/kabupaten di delapan provinsi, dengan total peserta mencapai 3.000–3.500 orang. Peserta terbagi dalam kategori SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp4 miliar, termasuk 355 piala tetap, 6 piala bergilir, 965 medali perorangan, 1.340 sertifikat, serta hadiah tambahan berupa tiga ponsel dan tiga tablet.
“Setiap tahun jumlah peserta terus meningkat, dan ini menjadi bukti kepercayaan terhadap Pasim sebagai lembaga yang terus konsisten membina generasi muda,” kata Wati.
Melalui kegiatan ini, semangat kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan bukan sekadar slogan. Di tangan para pelajar yang berbaris tegap di bawah terik matahari Sukabumi, nilai-nilai itu tumbuh menjadi karakter bangsa yang sesungguhnya. UM
Wakil Wali Kota Sukabumi Soroti Peran LKBB dalam Pembentukan Generasi Tangguh





