Sambut Bulan Suci, Bobby Maulana Ajak Jemaah Pengajian Perkuat Kontrol Diri dan Ketenangan Batin

Sambut Bulan Suci, Bobby Maulana Ajak Jemaah Pengajian Perkuat Kontrol Diri dan Ketenangan Batin
Pengajian bulanan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Sukabumi kali ini terasa istimewa, Kamis (26/2/2026). FT : Ist

seputarankita.com – Ada yang berbeda dalam pengajian rutin bulanan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Sukabumi, Kamis (26/02/2026). Tak hanya melantunkan ayat suci dan memperdalam tauhid, forum ini bertransformasi menjadi ruang edukasi ekologis menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama Ketua Restoe Boemi, Kia Florita. Keduanya sepakat bahwa kesalehan seorang muslim tidak hanya diukur dari sujudnya, tetapi juga dari kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.

Dalam tausiyah yang disampaikan, para jemaah diajak untuk melatih regulasi emosi agar tetap tenang dan bijak dalam menghadapi dinamika hidup. Ketenangan hati dinilai menjadi kunci agar seseorang tidak mudah terprovokasi oleh keadaan.

Memasuki bulan Ramadan, pesan spiritualitas diperkuat dengan ajakan memperbaiki diri. “Ramadan adalah kesempatan melipatgandakan pahala. Namun, menjaga hati dari prasangka buruk dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari amal saleh tersebut,” ungkap nukilan tausiyah dalam acara tersebut.

Ketua Restoe Boemi, Kia Florita, membawa pesan yang sangat membumi dalam sambutannya. Mengangkat tema “Menjaga Lingkungan untuk Masa Depan”, ia menyoroti darurat perilaku buang sampah sembarangan yang masih menghantui masyarakat.

“Perubahan besar dimulai dari langkah kecil di dapur kita sendiri. Mari biasakan memilah sampah organik dan anorganik. Jangan dicampur,” tegas Kia Florita.

Menurutnya, edukasi pengelolaan sampah merupakan program prioritas Restoe Boemi untuk menciptakan Sukabumi yang bersih dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kesadaran lingkungan harus menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi mendatang, bukan sekadar imbauan di atas kertas.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengapresiasi konsep pengajian yang inklusif ini. Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah manifestasi nyata dari ajaran Islam.

BACA JUGA:  Dewas PDAM TBW Kota Sukabumi Awasi Optimalisasi Kinerja Layanan

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Pengajian ini bukan sekadar ajang berkumpul, tapi momentum meraih ilmu yang berdampak langsung pada kehidupan spiritual dan sosial kita,” ujar Bobby.

Ia berharap sinergi antara nilai religius dan aksi lingkungan ini dapat diterapkan oleh seluruh jemaah dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan warga Kota Sukabumi garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan bumi.(Bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *