Prospek Menjanjikan, BUMDes Cikaret Targetkan Produktivitas Ayam Petelur Tembus 96 Persen

seputarankita.com – Program peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan perkembangan positif dengan tingkat produktivitas yang terus meningkat.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Desa Cikaret dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui usaha produktif berbasis Bumdes.

Kepala Desa Cikaret, Usep Saepulrohmat, menjelaskan bahwa usaha peternakan ayam petelur dipilih melalui musyawarah desa khusus dalam rangka penyertaan modal Bumdes.

“Melalui musyawarah desa khusus, kami sepakat memilih peternakan ayam petelur untuk mendukung program ketahanan pangan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.

Saat ini, dari total 800 ekor ayam petelur yang dipelihara, produktivitasnya telah mencapai 85 persen pada usia 25 minggu. Artinya, sekitar 680 butir telur dihasilkan setiap hari.

“Alhamdulillah, produksi sudah mencapai 85 persen di usia 25 minggu. Ini belum puncaknya, karena diperkirakan pada usia 30 minggu bisa mencapai produksi maksimal,” jelasnya.

Pada masa puncak produksi nanti, tingkat produktivitas diproyeksikan dapat menembus hingga 96 persen.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pemilihan benih dan bibit unggul serta perawatan yang dilakukan secara optimal dan terkontrol.

Melihat prospek usaha yang dinilai sangat menjanjikan, Pemerintah Desa Cikaret berencana mengembangkan program peternakan tersebut.

Rencana pengembangan masih dalam tahap pembahasan, terutama karena pada Dana Desa Tahun 2026 juga terdapat program ketahanan pangan.

“Karena prospeknya sangat bagus, kemungkinan besar program ini akan kami kembangkan. Saat ini masih dalam tahap perundingan,” tambah Usep.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Desa Cikaret turut menggandeng Dinas Peternakan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga, termasuk konsultasi dan vaksinasi secara berkala oleh dokter hewan.

BACA JUGA:  DPRD Kabupaten Sukabumi Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan untuk Sektor Pertanian dan Peternakan

Program tersebut diharapkan tidak hanya menopang ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. UM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *