Gandeng TNI-Polri dan Jaksa, Ayep Zaki Jamin Bansos 37 Ribu Warga Sukabumi Bebas Pungli

seputarankita.com – Pemerintah Kota Sukabumi memberikan jaminan penuh bahwa 37.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan pangan secara tepat waktu dan tepat sasaran. Untuk memastikan proses distribusi bersih dari penyimpangan, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menginstruksikan pengawalan ketat yang melibatkan sinergi lintas instansi, termasuk aparat penegak hukum.

Langkah kolaboratif ini ditegaskan Ayep Zaki saat memimpin Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan di hadapan jajaran terkait dan relawan sosial, Rabu (8/4/2026).

Wali Kota menjelaskan bahwa distribusi bantuan pangan tahun ini tidak hanya melibatkan Perum Bulog sebagai penyedia komoditas, tetapi juga menggandeng TNI, Polri, hingga Kejaksaan RI sebagai pengawas lapangan.

“Pemenuhan hak atas pangan masyarakat tidak bisa dilakukan secara parsial. Kami membutuhkan pengawalan ketat dan kolaboratif dari TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk memastikan bantuan bagi ribuan penerima manfaat ini sampai ke tangan yang berhak tanpa hambatan,” ujar Ayep Zaki kepada awak media.

Keterlibatan aparat penegak hukum ini, lanjut Ayep, merupakan upaya konkret untuk mewujudkan visi Sukabumi sebagai “Kota Sosial” yang mengedepankan kepedulian dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ayep menekankan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuannya melindungi warga yang rentan. Ia memastikan bahwa distribusi periode ini akan menjadi bahan evaluasi untuk langkah strategis ke depan.

“Pembangunan infrastruktur harus selalu berjalan beriringan dengan penguatan jaring pengaman sosial. Kami tidak ingin ada warga yang terlewat dalam program ini,” tegasnya.

Melihat kebutuhan masyarakat yang dinamis, Pemkot Sukabumi kini tengah mempersiapkan usulan ke pemerintah pusat untuk meningkatkan kuota bantuan pangan pada periode mendatang.

Wali Kota berharap skema pengawasan berlapis ini dapat menciptakan sistem distribusi yang transparan dan akuntabel. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan relawan sosial, program bantuan pangan diharapkan memberikan dampak instan pada stabilitas ekonomi rumah tangga warga.

BACA JUGA:  Wali Kota Ayep Zaki Usulkan 9 Kecamatan Bergabung ke Kota Sukabumi, Luas Wilayah Naik Hampir 8 Kali Lipat

“Melalui sinergi ini, kami ingin program bantuan pangan tidak hanya sekadar berjalan lancar secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi,” pungkasnya.(Bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *