Daerah  

embatan Gantung Prima Jantake Kembali Kokoh, Polres Sukabumi Kota Hadirkan Akses Aman bagi Warga

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menandatangani prasti pembukaan akses jembatan gantung Prima Jantake di Desa Sasagaran Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi / FT: Ist

J

seputarankita.com – Setelah puluhan tahun menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, Jembatan Gantung Prima Jantake di Kampung Jantake, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, kini kembali berdiri kokoh usai direvitalisasi Polres Sukabumi Kota.

Peresmian jembatan dilakukan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, Sabtu, 4 Juli 2026.

Peresmian yang bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 itu ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, hingga ratusan warga turut menyaksikan momen beroperasinya kembali jembatan yang telah menjadi ikon masyarakat setempat.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan revitalisasi jembatan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat akan akses yang aman dan layak. Pembangunan diselesaikan dalam waktu 40 hari dengan melibatkan pihak ketiga yang profesional.

Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, pertanian hingga pelayanan kesehatan.

“Harapan kami, jembatan ini menjadi fasilitas yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Anak-anak bisa berangkat ke sekolah dengan lebih aman, hasil pertanian lebih mudah diangkut, dan warga yang membutuhkan pertolongan medis dapat memperoleh akses yang lebih cepat,” ujar Sentot.

Ia mengungkapkan, meski konstruksi jembatan mampu menahan beban hingga 20 sampai 30 orang, penggunaan akan dibatasi maksimal 10 orang atau dua sepeda motor secara bergantian demi menjaga keamanan dan umur bangunan.

Selain itu, Polres Sukabumi Kota bersama pemerintah desa, Polsek dan Koramil akan melakukan pengawasan serta pemeliharaan secara berkala agar jembatan tetap dalam kondisi baik.

Tak hanya menjadi sarana penghubung, Sentot menilai Jembatan Gantung Prima Jantake juga memiliki daya tarik wisata. Keindahan alam di sekitar lokasi dinilai berpotensi dikembangkan menjadi destinasi baru yang mampu mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Program Kumitra Jadi Terobosan, Pemerintah Buka Akses Pasar untuk UMKM

“Sudah ada rencana pengembangan kawasan, seperti wisata arung jeram dan spot swafoto. Bahkan saat ini pengunjung yang datang setiap hari diperkirakan mencapai sekitar 500 orang. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.

Jembatan Gantung Prima Jantake sendiri memiliki sejarah panjang. Dibangun pada 1922, jembatan sepanjang 35 meter tersebut menjadi akses utama yang menghubungkan Desa Sasagaran dengan wilayah Buniwangi, Cijuray hingga Nyalindung. Selama bertahun-tahun masyarakat melakukan perbaikan secara swadaya sebelum akhirnya direvitalisasi oleh Polres Sukabumi Kota.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Sukabumi Kota yang memilih merevitalisasi jembatan bersejarah tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Ia berharap kehadiran jembatan yang lebih kokoh dan aman mampu memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat aktivitas ekonomi, sekaligus membuka peluang berkembangnya sektor pariwisata di Kecamatan Kebonpedes dan sekitarnya. UM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *