Budaya  

Fenomena Unik di Indonesia, Masyarakat Suku Buton dengan Mata Biru Alami

Fenomena Unik di Indonesia, Masyarakat Suku Buton dengan Mata Biru Alami
Suku Buton identitas unik dengan anugerah mata biru. /foto: instagram outfit.ina

seputarankita.com – Buton, Sulawesi Tenggara – Di tengah keragaman budaya dan etnis yang dimiliki Indonesia, terdapat sebuah fenomena langka yang menjadi sorotan, yaitu keberadaan masyarakat Suku Buton di Sulawesi Tenggara yang memiliki mata berwarna biru terang secara alami. Warna mata yang umumnya ditemukan pada orang-orang Eropa ini justru muncul secara genetik di kalangan sebagian kecil masyarakat Buton.

Fenomena ini bukan akibat penggunaan lensa kontak atau kondisi medis, melainkan diwariskan secara turun-temurun. Menurut beberapa ahli genetika, warna mata biru pada masyarakat Buton kemungkinan besar disebabkan oleh mutasi genetik langka, atau merupakan warisan dari perpaduan gen nenek moyang yang berasal dari interaksi masa lalu dengan bangsa asing, seperti pelaut Eropa atau Timur Tengah yang pernah datang ke wilayah tersebut pada masa perdagangan rempah-rempah.

Salah satu warga Desa Lambusango, yang dikenal dengan mata birunya, adalah La Ode Rafli (10 tahun). Mata birunya tampak mencolok di antara teman-teman sebayanya yang bermata cokelat gelap. “Sejak kecil mata Rafli sudah biru terang. Banyak orang luar datang untuk memotretnya atau menanyakan asal-usulnya,” ujar sang ibu, Nurhayati.

Keunikan ini telah menarik perhatian fotografer lokal maupun internasional. Salah satunya adalah Korchnoi Pasaribu, fotografer dokumenter asal Indonesia, yang sempat mengabadikan potret anak-anak bermata biru di Buton dan memviralkannya di media sosial. Banyak warganet yang terpesona, bahkan mengira foto-foto tersebut adalah hasil rekayasa digital.

Namun, meskipun memiliki penampilan yang berbeda, kehidupan masyarakat Buton tetap berjalan seperti biasa. Mereka menjunjung tinggi adat istiadat dan warisan leluhur, dan sebagian besar bermata biru tersebut hidup sederhana sebagai petani, nelayan, atau pengrajin.

Para peneliti kini mulai tertarik untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai genetik populasi Buton untuk mengetahui asal-usul pasti dari fenomena langka ini. Mereka berharap studi ini dapat membantu menjelaskan sejarah migrasi dan interaksi genetik yang terjadi di kepulauan Indonesia selama berabad-abad.

BACA JUGA:  ‎Penelusuran Gunung Tangkil Ungkap Warisan Megalitik, BRIN Lakukan Observasi Lanjutan ‎

Fenomena mata biru di Suku Buton bukan hanya menarik dari segi ilmiah, tetapi juga menambah warna pada kekayaan budaya dan keunikan identitas bangsa Indonesia. Ay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *