seputarankita.com, Sukabumi – Jenazah Perempuan korban gantung diri di Perum Sakura Gardenia Kavling Blok C1 RT. 27/04 Desa Nagrak Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Rabu (10/7/2024). Berhasil dievakuasi Polsek Cisaat bersama tim Inafis Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota. Usai evakuasi, dikabarkan, jenazah langsung di bawa ke ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Cikole Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
” Memang betul, tadi malam, sekitar pukul 18.30 WIB, kami mendapatkan informasi mengenai adanya peristiwa gantung diri di salah satu perum di Nagrak Cisaat Sukabumi. Kami pun langsung berkoordinasi dengan pihak Inafis Sat Reskrim untuk melakukan pengecekan ke lokasi dan memang benar, di tempat tersebut terdapat seseorang yang diduga meninggal karena gantung diri,” ujar Kapolsek Cisaat, AKP Yanto Sudiarto kepada awak media mewakili Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo yang membenarkan membenarkan adanya proses evakuasi jenazah tersebut ke rumah sakit. Kamis (11/07/2024).
Kata Yanto, Usai melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), petugas gabungan Polsek Cisaat dan Inafis langsung mengevakuasi jenazah perempuan tersebut
“Setelah melakukan olah TKP, kami langsung mengevakuasi jenazah ke rumah sakit Bunut,” sambungnya.
Yanto menuturkan, jenazah yang ditemukan merupakan seorang ibu rumah tangga asal Cikole Kota Sukabumi.
“Jadi setelah kami cari informasi, jenazah ini merupakan seorang ibu rumah tangga asal Cikole Sukabumi dan hal ini dibenarkan juga oleh pihak keluarga almarhumah,” tutur Yanto.
Sambung dia, meski proses otopsi ditolak keluarga, pihaknya tetap akan melakukan penyeledikan atas kasus perempuan gantung diri tersebut.
” Sesuai dengan yang disampaikan pihak keluarga kepada kami, bahwa pihak keluarga menolak untuk proses otopsi. Meskipun begitu, tentunya kami dari pihak Kepolisian akan melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini,” bebernya.
Masih kata Yanto, “Kami informasikan juga bahwa hasil pemeriksaan medis oleh pihak rumah sakit Bunut terhadap jenazah, pihak rumah sakit tidak menemukan tanda-tanda adanya kekerasan pada jenazah,” katanya.
Namun demikian Kapolsek Yanto mengapresiasi terhadap masyarakat setempat, yang langsung memberikan informasi adanya kejadian tersebut. Dirinya berharap, masyarakat cepat melapor tidak mengambil tindakan sendiri bila melihat adanya gangguan Kamtibmas dilingkungannya.
“Dari peristiwa ini, kami dari pihak Kepolisian mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kamtibmas, sehingga penanganan terhadap jenazah dapat segera dilakukan. Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kamtibmas yang terjadi di lingkungannya kepada pihak Kepolisian melalui call center 110 maupun Lapor Pak Polisi-SIAP MAS di 0811654110.” pungkasnya. (ms)





