seputarankita.com – Pemerintah Kota Sukabumi secara resmi memperkenalkan wajah visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi. Melalui proses kurasi ketat, karya desain bertema “Harmoni dalam Kolaborasi Bersama Membangun Kota” milik Mayang Wijayanti dan tim resmi ditetapkan sebagai pemenang utama.
Penetapan tersebut diumumkan dalam acara Presentasi Pemenang Sayembara Logo di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Senin (16/3/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana.
Persaingan memperebutkan posisi terbaik dalam sayembara ini terbilang sengit. Tercatat sebanyak 80 peserta dari berbagai latar belakang kreatif ikut berpartisipasi. Setelah melalui tahap kurasi oleh dewan juri dan Tim Ekonomi Kreatif, terjaring 60 karya yang memenuhi kriteria, hingga akhirnya mengerucut pada tiga finalis dan satu pemenang tunggal.
Wali Kota Ayep Zaki mengapresiasi tingginya antusiasme para kreator lokal dalam membangun identitas visual kota.
“Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap kontribusi kreatif generasi muda. Logo ini bukan sekadar gambar, tapi semangat kolaborasi untuk membangun Sukabumi yang lebih maju,” ujar Ayep Zaki saat menyerahkan penghargaan.
Dalam pemaparannya, Mayang Wijayanti yang didampingi rekan setimnya—Nazwa Yulistia, Putri Nuraini, dan Fariza Fauzia—menjelaskan secara rinci anatomi desain yang mereka buat. Logo tersebut tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga memuat tiga pilar utama: Harmoni, Ikatan Sinergi, dan Pertumbuhan.
Tim pemenang juga memperkenalkan konsep supergrafis yang fleksibel untuk diaplikasikan di berbagai media, mulai dari materi promosi digital hingga merchandise resmi HUT ke-112.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Sukabumi menyerahkan piagam serta uang tunai kepada tim pemenang. Ke depan, logo hasil karya Mayang Wijayanti ini akan menjadi identitas visual resmi di seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-112 Kota Sukabumi.
Pemerintah berharap, melalui logo ini, pesan mengenai pentingnya gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dapat tersampaikan dengan lebih modern dan menarik secara visual.(Bim)





