25 tahun Bertahan, Cantrik Palagan Banyak Menelurkan Sanggar Baru

25 tahun Bertahan, Sanggar Cantrik Palagan Banyak Menelurkan Sanggar Baru
Pupuhu dan para siswa Cantrik Palagan usai mengikuti Pasanggiri Jaipong di Gedung Puski, Kota Sukabumi.Minggu (18/8/2024)/FT: Istimewa

seputarankita.com,SUKABUMI – Sebanyak 30 siswa, dari Sanggar Catrik Palagan Kota Sukabumi mengikuti ujian lewat Pasang Giri Jaipong yang digelar secara internal. Di Gedung Puski Kota Sukabumi, Minggu (18/8/2024).

Disampaikan Pupuhu Catrik Palagan Kota Sukabumi, Ki Domon, gelar pasang giri jaipong ini dilakukan bentuk upaya mengasah kemapuan para siswanya sekalian ujian naik tingkatan.

” Gelar Pasang giri ini, rutin dilakukan tiap tahun. Untuk.mengevaluasi kemampuan para siswa. Konsep pasang giri ini, tak lain mengenalkan siswa agar tebiasa tampil di atas panggung,” Kata Ki Domon.

Lanjut Ki Domon, ada beberapa tingkatan yang diujikan. Mulai dasar hingga tingkat mahir. Apabila siswa yang sudah mahir, nantinya dapat menciptakan pola tari sendiri.

” Saat ada kesalahan dalam menari, tingkat mahir bisa melakukan improvisasi sendiri. Untuk penilaian yang dilakukan mulai dari wiraga, wirasa, wirahma dan payus. Wiraga ini melihat bagai mana gerakannya, perasaannya, iramanya dan pantesnya (Pantasnya. red*),” terangnya.

25 tahun Bertahan, Sanggar Cantrik Palagan Banyak Menelurkan Sanggar Baru
Pasanggiri Jaipong, Asah kemampuan sekaligus Uji naik tingkat siswa Sanggar Cantrik Palagan/FT: Istimewa

Kegiatan ini juga bukan hanya sekedar ujian, sambung Ki Domon, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi antar siswa dan meningkatkan semangat belajar dalam seni tari tradisional.

“Dengan adanya kompetisi ini, para siswa semakin termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dalam menari Jaipong,” paparnya.

Agar lebih terpacu, Para siswa yang mengikuti Pasang Giri Jaipong ini, selain mendapatkan nilai juga mendapatkan tropi.

Hal ini tentunya, akan menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menari Jaipong.

“Harapannya dapat memberikan manfaat yang positif bagi para siswa Catrik Palagan dalam mengasah kemampuan menari Jaipong,” pungkasnya.

Sekilas tentang Sanggar Catrik Palagan sejak didirikan 25 tahun silam, saat ini sudah menelurkan penari-penari berbakat. Tidak sedikit Alumninya, membuka sanggar sendiri. Selaku Pupuhu Cantrik Palagan Ki Domon hanya berharap, dengan banyaknya sanggar didirikan tentunya dapat melestarikan budaya sunda khususnya tari jaipong.

BACA JUGA:  PKB Sukabumi Fokus Pemantapan Struktur dan Kader Jelang Pemilu 2029

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *