seputarankita.com – Bulan Mei 2025 menjadi momen yang tepat bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati liburan, terutama dengan adanya perayaan Hari Raya Waisak dan berbagai festival budaya. Berikut adalah beberapa destinasi wisata yang tengah ramai dikunjungi.
1. Candi Borobudur dan Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah

Sebagai pusat perayaan Hari Raya Waisak, Candi Borobudur dan Candi Mendut menjadi magnet bagi ribuan umat Buddha dan wisatawan. Prosesi doa dan pelepasan lampion menciptakan suasana khidmat dan damai, menarik minat pengunjung dari berbagai daerah.
2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta
TMII kembali menjadi destinasi favorit dengan atraksi baru seperti “Tirta Cerita”, pertunjukan air mancur dan proyeksi dongeng nusantara. Miniatur kepulauan Indonesia dan berbagai paviliun budaya menawarkan pengalaman edukatif dan rekreatif bagi keluarga.
3. Grojogan Watu Purbo, Klaten, Jawa Tengah
Air terjun bertingkat ini menjadi viral di media sosial karena keindahan alamnya yang eksotis. Dengan enam tingkatan simetris, tempat ini cocok bagi pecinta fotografi dan pencari ketenangan.
4. Kediri Flora Island, Kediri, Jawa Timur
Destinasi ini menarik perhatian dengan taman bunga yang luas dan Instagramable. Lanskap bernuansa pastel menjadikannya spot favorit untuk foto prewedding dan OOTD anak muda.
5. Bukit Bego, Bantul, Yogyakarta
Bukit ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan menjadi tempat favorit untuk menikmati matahari terbit dan terbenam. Dengan fasilitas seperti gazebo dan area parkir, Bukit Bego cocok untuk rekreasi keluarga dan komunitas.
6. Gunung Sewu Geopark, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
Sebagai bagian dari Global Geopark Network UNESCO, kawasan ini menawarkan keunikan karstik dengan ribuan bukit, gua, dan sungai bawah tanah. Aktivitas seperti cave tubing dan panjat tebing menjadi daya tarik utama bagi wisatawan petualang.
7. Jakarta Selatan
Menurut data BPS Jakarta, Jakarta Selatan menjadi wilayah yang paling sering dikunjungi wisatawan nusantara pada triwulan I 2025, dengan 26,78 persen atau 6,20 juta perjalanan. Faktor utama adalah keberadaan tempat kuliner, wisata, dan berbagai event menarik. (Bim)






