Puluhan Pelajar di Surade Bertaruh Nyawa Lewati Sungai Berarus Deras untuk Sampai di Sekolah

Puluhan Pelajar SD dan SMP di Surade Terpaksa Harus Menempuh Jalur Berbahaya untuk Sampai di Sekolah dengan Menyusuri Sungai Berarus Deras

Seputarankita.com – SUKABUMI – Ironis, para pelajar SD dan SMP di Surade terpaksa berangkat ke sekolah memilih medan yang ekstrem yaitu dengan menyusuri sungai berarus deras.

Padahal jalur tersebut sangat berisiko tinggi, alih-alih sampai ke sekolah malah yang terjadi mereka bisa terseret arus yang mengancam jiwa.

Kepala sekolah SMPN 8 Surade, Ade Syarif Hidayat mengatakan, pelajar yang terpaksa melewati sungai untuk sampai di sekolah, karena jembatan gantung Bangkewong yang biasa digunakan terbawa banjir bandang pada 4 Desember.

Lokasi jembatan gantung Bangkewong itu berada di aliran Sungai Cikaranghilir yang merupakan sarana vital untuk menghubungkan Desa Sirnasari Kecamatan Surade dan Desa Mekar Mukti Kecamatan Waluran.

“Jembatan gantung ini sangat dibutuhkan untuk mobilitas masyarakat termasuk untuk jembatan penyeberangan bagi anak sekolah. Ada 20 orang pelajar dari SMP 8 dan puluhan siswa dari SDN Cijambe yang biasa melewatinya,” kata dia.

Kondisi ini menimbulkan kecemasan bukan hanya bagi orang tua tapi juga bagi pihak sekolah. Tentu saja yang menjadi kekhawatiran mereka yaitu saat melintas tiba-tiba terjadi air bah dari hulu sungai yang sewaktu-waktu bisa terjadi. (UM)

BACA JUGA:  Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri, Pemkot Sukabumi Fokus Genjot PAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *