Si Jago Merah Amuk Rumah Lansia di Kota Sukabumi, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Si Jago Merah Amuk Rumah Lansia di Kota Sukabumi, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik
Kobaran api membumbung tinggi yang menghanguskan bagunan sebuah rumah di Kota Sukabumi / FT: UM

seputarankita.com – Sebuah rumah milik lansia di Kampung Tegalwangi RT 04 RW 02, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, hangus terbakar pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Atih Atikah (70). Saat kejadian, korban sedang berada di masjid untuk mengikuti tadarus Alquran sehingga rumah dalam kondisi kosong.

Api pertama kali diketahui warga setelah terlihat asap tebal dan kobaran api muncul dari bagian atap rumah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek atau korsleting listrik.

Bangunan berukuran kurang lebih 4×3 meter itu terdiri dari dua lantai sederhana, dengan ruang keluarga di lantai bawah dan kamar di bagian atas. Kondisi bangunan yang sudah tua membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah.

Sejumlah barang berharga dan dokumen penting seperti surat rumah, KTP, KK, serta kartu BPJS tidak sempat diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual menggunakan peralatan seadanya. Namun sempitnya akses jalan menuju lokasi membuat proses pemadaman awal tidak maksimal.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merembet ke rumah lain di kawasan padat penduduk itu.

Kanit Binmas Polsek Warudoyong, Iptu Bambang Sujana, mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama pada bangunan lama yang rawan korsleting, guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami mengimbau agar sering mengecek instalasi listrik untuk mencegah kejadian serupa. Karena jaringan listrik di rumah-rumah ada masa kadaluarsanya,” pungkasnya. UM

BACA JUGA:  Seorang Nelayan Perempuan Hilang Misterius di Perairan Laut Ujunggenteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *