seputarankita.com – Memasuki momen libur panjang Hari Raya Paskah, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi terpantau membeludak pada Jumat siang (3/4/2026). Ribuan wisatawan mulai memadati jalur utama, menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik krusial, terutama di gerbang keluar jalan tol.
Berdasarkan pantauan lapangan pada pukul 11.00 WIB, kepadatan paling mencolok terjadi di Exit Tol Bocimi Seksi 2 Parungkuda. Antrean kendaraan pribadi terpantau mengular hingga lebih dari 1 kilometer sebelum gerbang tol.
Lonjakan volume kendaraan ini didominasi oleh pelancong yang hendak menghabiskan akhir pekan di objek wisata pantai selatan Palabuhanratu serta destinasi kuliner dan alam di wilayah Kota Sukabumi.
Kepadatan tidak hanya terkunci di area gerbang tol. Arus lalu lintas yang keluar dari Tol Parungkuda menuju jalan arteri nasional juga mengalami hambatan serupa. Kendaraan merayap pelan saat memasuki persimpangan, baik yang mengarah ke pusat Kota Sukabumi maupun jalur alternatif menuju Palabuhanratu.
Data dari live streaming CCTV Trans Jabar Tol dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi mengonfirmasi adanya tren peningkatan volume kendaraan yang signifikan sejak pagi hari. Di hulu, tepatnya di Gerbang Tol Ciawi, arus kendaraan dari arah Jakarta terus mengalir deras hingga memenuhi tiga lajur jalan.
Menariknya, kondisi berbeda justru terlihat di titik langganan macet lainnya, yakni wilayah Cibadak. Hingga siang hari, arus lalu lintas di jantung Kecamatan Cibadak terpantau ramai lancar tanpa ada penumpukan kendaraan yang berarti.
“Hingga saat ini (siang hari), jalur menuju Kota Sukabumi maupun arah Palabuhanratu via Cibadak masih terkendali,” lapor petugas di lapangan.
Pihak kepolisian telah menyiagakan personel di sejumlah titik rawan guna mengurai kepadatan. Meski Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, belum memberikan keterangan resmi terkait skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan, petugas di lapangan tampak mulai melakukan pengaturan manual di persimpangan-persimpangan besar.
Warga dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan memantau kondisi lalu lintas secara berkala, mengingat puncak arus wisata diperkirakan masih akan berlangsung hingga Jumat malam. (Bim)





