BPBD Kota Sukabumi Cek Lokasi Rawan Banjir, Sungai Cileles Mengalami Pendangkalan

Satgas Badan Penanggulangan Bencana Kota Sukabumi Melakukan Pengecekan ke Lokasi Rawan Banjir Limpasan di Jalan Siliwangi, Gang Jayaniti RW 13, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

Seputarankita.com – SUKABUMI – Tim Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi kembali melakukan pengecekan ke lokasi rawan banjir limpasan di Jalan Siliwangi, Gang Jayaniti RW 13, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole. Kegiatan ini bertujuan untuk memitigasi risiko bencana yang sering terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, menjelaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan adanya pendangkalan di Sungai Cileles. Selain itu, tumpukan sampah yang menyumbat saluran air menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir limpasan di kawasan tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat memperparah dampak banjir jika tidak segera ditangani.

BPBD Kota Sukabumi telah berkoordinasi dengan instansi terkait serta pemerintah setempat untuk segera melakukan tindakan perbaikan. Langkah-langkah yang akan diambil antara lain pengerukan sungai guna mengurangi pendangkalan serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kami sudah melakukan koordinasi agar ada tindakan segera untuk mengatasi masalah ini,” ujar Novian, Senin (3/3/2025).

Selain melakukan pengecekan ujarnya, BPBD juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air dan sungai. Kesadaran masyarakat dinilai masih perlu ditingkatkan agar permasalahan banjir dapat diminimalisir. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan, terutama dalam hal pembuangan sampah,” tambahnya.

Dengan adanya tindakan cepat dari Tim Satgas BPBD, diharapkan potensi banjir di Jalan Siliwangi dan sekitarnya dapat ditekan. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap waspada dan siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya banjir, terutama di musim hujan yang masih berlangsung. UM

BACA JUGA:  RLPPD 2024, Capaian SPM Pekerjaan Umum dan Perumahan Kota Sukabumi 2023–2024: Stabil di Air Minum, Tantangan di Air Limbah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *