Seputarankita.com – SUKABUMI – Turut mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Parabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Lapas Kelas IIB Sukabumi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Budi Hardiono menuturkan, salah satu bukti keberhasilan Lapas Sukabumi dalam mendukung ketahanan pangan adalah sukses dalam melaksanakan kegiatan panen raya tanaman hidroponik yang dihasilkan oleh warga binaan di area brandgang Lapas Sukabumi.
“Berkat kerjakeras dan ketekunan serta semangat pantang menyerah warga binaan dalam mengembangkan tanaman hidroponik seperti kangkung, pakcoy, dan selada bisa panen hingga 50 kg,” kata Budi, Sabtu (8/2/2025).
Keterampilan dalam penanaman ini merupakabagian dari upaya warga binaan Lapas Sukabumi untuk berkontribusi dalam program ketahanan pangan yang selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.
Dalam Asta Cita tercantum pada poin 2 yang termuat dalam 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto pada poin 2, dan Perintah Harian Direktut Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat struktural, staf, serta warga binaan. Selain sebagai bentuk pelaksanaan program ketahanan pangan, panen raya ini juga memberikan peluang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan dalam bidang pertanian hidroponik, sekaligus menambah keterampilan mereka dalam menjalani proses pembinaan.
“Kami sangat bangga dengan hasil yang dicapai dalam panen raya ini. Ini adalah wujud nyata dari dedikasi dan kerja keras pembinaan oleh petugas kepada warga binaan dalam mendukung program ketahanan pangan yang selaras dengan Asta Cita Presiden yang termuat 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.” Ujar Budi
“Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi warga binaan dalam meningkatkan keterampilan mereka. Dengan total hasil 50 kg, kami segera mengonfirmasikan hasil panen ini ke vendor penyedia bahan makanan agar bisa dikonsumsi hari ini oleh warga binaan” tandasnya. UM





