Seputarankita.com – SUKABUMI – Nasib nahas menimpa Mak Okoy (79), seorang lansia yang tinggal sebatang kara di Kampung Panjalu, Desa Warnasari, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi. Jumat rumah yang ia tinggali mengalami kebakaran hebat.
Akibatnya dia alami luka bakar serius setelah rumahnya dilalap api pada Jumat (7/2/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat kejadian, Mak Okoy tengah berada di dapur untuk memasak usai menunaikan salat Subuh.
Kepala Desa Warnasari, Umar Yusman, mengatakan, Mak Okoy tidak memiliki keluarga ataupun anak karena selama hidupnya ia belum pernah menikah. Untuk mencukupi kebutuhannya, sehari-hari Mak Okoy membuat dan menjual gorengan yang dititipkan ke warung-warung sekitar.
Selain itu, ia juga bekerja sebagai petugas kebersihan di masjid terdekat. “Selama ini beliau hidup mandiri, mengandalkan hasil jualan dan pekerjaan di masjid,” ujar Umar, Rabu (12/2/2025).
Saat ini, Mak Okoy tengah menjalani perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin SH, Sukabumi. Luka bakar yang dideritanya cukup parah, sehingga ia harus menjalani perawatan di ruang khusus luka bakar.
Sayangnya, biaya pengobatan menjadi kendala besar, mengingat BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sedang diurus oleh pemerintah desa baru akan aktif dalam satu bulan ke depan. “Sementara biaya perawatan tetap harus dibayarkan, kami sangat berharap ada pihak yang bisa membantu,” tambah Umar.
Camat Sukabumi, Asep Suhenda, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, untuk membantu penanganan medis Mak Okoy.
“Saat ini beliau sudah masuk ruangan perawatan khusus dan sedang menunggu jadwal operasi. Kami semua berharap Mak Okoy segera pulih,” ujar Asep.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menyebutkan bahwa pihaknya akan mengusulkan bantuan pembiayaan ke pemerintah daerah. “Kami akan mencoba mengajukan bantuan ke Pemda, karena urusan biaya pengobatan ini bukan kewenangan langsung Dinas Kesehatan,” ungkapnya. UM





