Perbaikan Tuntas! 15 Titik Jalan Rusak di Warudoyong Siap Dilalui

Sebanyak 15 titik jalan rusak yang tersebar di enam kelurahan di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, rampung diperbaiki. Perbaikan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan respons cepat antara pemerintah kecamatan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sukabumi. ‎ ‎Camat Warudoyong, Sandra Utama Teguh, mengatakan, kerusakan jalan sebelumnya sempat menimbulkan keluhan dari masyarakat karena mengganggu aktivitas sehari-hari, memperlambat akses ekonomi, dan meningkatkan risiko kecelakaan. ‎ ‎"Kami menerima banyak laporan soal jalan berlubang. Maka kami segera berkoordinasi dengan pihak PU dan alhamdulillah, 15 titik ini sudah selesai diperbaiki," ujarnya saat meninjau lokasi perbaikan, Rabu, 16 Juli 2025. ‎ ‎Adapun lokasi-lokasi yang terkena program perbaikan terdiri dari satu titik di Kelurahan Warudoyong, dua titik di Kelurahan Benteng, empat titik di Kelurahan Sukakarya, tiga titik di Kelurahan Nyomplong, dan lima titik di Kelurahan Dayeuhluhur. ‎ ‎Seluruh perbaikan di beberapa tempat tersebut dilakukan dalam pekan terakhir dengan metode penambalan dan pelapisan ulang sesuai tingkat kerusakan. ‎ ‎Sandra mengatakan, perbaikan jalan tersebut bukan hanya menjawab kebutuhan infrastruktur dasar, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam merespons cepat kebutuhan warga. ‎ ‎Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. "Partisipasi warga sangat penting, tidak hanya untuk pelaporan tapi juga menjaga agar jalan tetap bersih dan tidak cepat rusak kembali," jelasnya. ‎ ‎Ia juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan di sekitar saluran air yang melintasi badan jalan, sebab genangan air kerap menjadi penyebab utama cepat rusaknya aspal. “Kalau saluran mampet, air menggenang, dan jalan cepat rusak. Jadi ini tanggung jawab bersama,” tambahnya. ‎ ‎Dengan selesainya perbaikan ini, Sandra berharap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan meningkat. Ia optimistis perbaikan ini turut mendorong kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat yang berdampak positif terhadap ekonomi lokal. ‎ ‎“Semoga dengan jalan yang kini sudah bagus dan mulus, akan mengurangi risiko kecelakaan yang terjadi. Sehingga aktivitas masyarakat sehari-hari bisa kembali berjalan normal," tandasnya. UM
Sebanyak 15 Titik Jalan Rusak yang Tersebar di Enam Kelurahan di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, rampung Diperbaiki untuk Menekan Tingkat Kecelakaan / FT: UM

seputarankita.com – Sebanyak 15 titik jalan rusak yang tersebar di enam kelurahan di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, rampung diperbaiki. Perbaikan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan respons cepat antara pemerintah kecamatan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sukabumi.

‎Camat Warudoyong, Sandra Utama Teguh, mengatakan, kerusakan jalan sebelumnya sempat menimbulkan keluhan dari masyarakat karena mengganggu aktivitas sehari-hari, memperlambat akses ekonomi, dan meningkatkan risiko kecelakaan.

‎”Kami menerima banyak laporan soal jalan berlubang. Maka kami segera berkoordinasi dengan pihak PU dan alhamdulillah, 15 titik ini sudah selesai diperbaiki,” ujarnya saat meninjau lokasi perbaikan, Rabu, 16 Juli 2025.

‎Adapun lokasi-lokasi yang terkena program perbaikan terdiri dari satu titik di Kelurahan Warudoyong, dua titik di Kelurahan Benteng, empat titik di Kelurahan Sukakarya, tiga titik di Kelurahan Nyomplong, dan lima titik di Kelurahan Dayeuhluhur.

‎Seluruh perbaikan di beberapa tempat tersebut dilakukan dalam pekan terakhir dengan metode penambalan dan pelapisan ulang sesuai tingkat kerusakan.

‎Sandra mengatakan, perbaikan jalan tersebut bukan hanya menjawab kebutuhan infrastruktur dasar, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam merespons cepat kebutuhan warga.

‎Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. “Partisipasi warga sangat penting, tidak hanya untuk pelaporan tapi juga menjaga agar jalan tetap bersih dan tidak cepat rusak kembali,” jelasnya.

‎Ia juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan di sekitar saluran air yang melintasi badan jalan, sebab genangan air kerap menjadi penyebab utama cepat rusaknya aspal. “Kalau saluran mampet, air menggenang, dan jalan cepat rusak. Jadi ini tanggung jawab bersama,” tambahnya.

‎Dengan selesainya perbaikan ini, Sandra berharap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan meningkat. Ia optimistis perbaikan ini turut mendorong kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat yang berdampak positif terhadap ekonomi lokal.

‎“Semoga dengan jalan yang kini sudah bagus dan mulus, akan mengurangi risiko kecelakaan yang terjadi. Sehingga aktivitas masyarakat sehari-hari bisa kembali berjalan normal,” tandasnya. UM

BACA JUGA:  Disperkim Awasi Ketat Pembangunan di Lahan Peternakan Sukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *