seputarankita.com – Taruna Siaga Bencana (Tagana) menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada Mak Encum, warga Kampung Cigotong RT 031/003, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi tersebut diserahkan langsung oleh anggota Tagana bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, didampingi perangkat desa setempat.
Anggota Tagana Kecamatan Cidadap, Fajar, mengatakan penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak musibah rumah roboh.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Mak Encum, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar setelah rumahnya roboh,” ujarnya saat penyerahan bantuan.
Musibah rumah roboh itu sendiri terjadi sekitar satu bulan lalu, tepatnya pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan laporan P2BK Kecamatan Cidadap, Dikdik, kejadian dipicu hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari sebelumnya hingga malam.
Rumah berukuran sekitar 4×3 meter milik Bapak Jaja (67) dan Mak Encum diduga sudah lapuk karena faktor usia bangunan sehingga tidak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem.
“Saat kejadian, almarhum Bapak Jaja sempat melihat langsung bagian depan rumahnya ambruk setelah diguyur hujan dalam waktu lama,” kata Dikdik.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun rumah mengalami kerusakan total dengan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Setelah rumah mereka roboh, pasangan tersebut terpaksa mengungsi ke rumah anaknya.
Namun di tengah cobaan tersebut, keluarga Mak Encum kembali diliputi duka. Bapak Jaja, pemilik rumah sekaligus suami Mak Encum, meninggal dunia sekitar sepuluh hari sebelum bantuan diserahkan.
Sebelumnya, tim gabungan dari P2BK, Tagana, Pemerintah Desa Cidadap, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Satpol PP Kecamatan Cidadap telah melakukan asesmen dan pendataan di lokasi kejadian.
Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi bentuk dukungan moril bagi Mak Encum agar tetap tabah menghadapi cobaan yang dialaminya. UM





