Study Tour Luar Provinsi Dilarang, Sukabumi Pilih Fokus Edukasi Lokal

Study Tour Diluar Jabar Dilarang, Pemkot Sukabumi Sepakat
Caption Foto: Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana saat sedang memberikan arahan di salah satu SKPD.

seputarankita.com – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang secara tegas melarang penyelenggaraan kegiatan study tour sekolah ke luar wilayah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah yang realistis dan berpihak pada kondisi ekonomi masyarakat.

“Sejauh ini, kami belum ada pembicaraan langsung dengan Pak Wali (Wali Kota Sukabumi), tapi kita masih berpegang pada arahan dari Gubernur Jawa Barat,” ujar Bobby saat ditemui awak media, Minggu (27/07/2025).

Ia mengungkapkan, pelaksanaan study tour kerap kali menjadi beban tambahan bagi orang tua siswa. Bahkan dalam sejumlah kasus, siswa yang memilih untuk tidak ikut pun tetap dikenakan biaya. Fenomena ini, menurutnya, menimbulkan ketidakadilan dan menjadi sumber keresahan bagi masyarakat.

“Itu kan kembali ke kemampuan masing-masing siswa. Banyak yang merasa terbebani, karena ikut atau tidak ikut, tetap dikenai biaya. Narasi-narasi semacam itu yang sebenarnya bikin berat,” ucapnya.

Bobby menyebutkan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota Sukabumi belum mengeluarkan kebijakan resmi terkait pelaksanaan study tour. Namun, ia memastikan akan segera melakukan koordinasi dengan Wali Kota Sukabumi untuk membahas arah kebijakan di tingkat daerah.

“Nanti kita akan ngobrol-ngobrol lagi dengan Pak Wali. Ini juga masih ramai dibahas, apalagi dua hari lalu ada demo soal ini di Bandung. Kita lihat hasilnya nanti seperti apa,” katanya.

Ia menekankan, Pemerintah Kota akan tetap mengikuti kebijakan dan arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama belum ada keputusan lokal yang berbeda. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga konsistensi kebijakan pendidikan di seluruh daerah.

“Sejauh ini kita masih vertikal, kita akan ikuti dulu. Setelah itu, baru kita sesuaikan dengan kondisi di daerah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkot Sukabumi Gas Pol Turunkan Angka Stunting, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Terkait surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat, Bobby menjelaskan bahwa larangan hanya berlaku untuk kegiatan study tour ke luar provinsi. Adapun kegiatan serupa yang dilakukan di dalam wilayah Jawa Barat masih diperbolehkan.

“Kalau mau study tour ke Kabupaten Sukabumi, misalnya, itu masih bisa. Kalau masih di Jabar, silakan,” ucapnya.

Menurutnya, larangan study tour ke luar Jabar bukan semata-mata melarang aktivitas belajar di luar kelas, namun lebih karena faktor biaya tinggi yang harus dikeluarkan siswa.

“Kalau study tour ke luar Jawa Barat, biayanya cukup tinggi. Ada penginapan, transportasi, dan sebagainya. Itu yang jadi pertimbangan utama kenapa dilarang,” jelasnya.

Dengan pernyataan ini, Bobby berharap semua pihak, khususnya pihak sekolah, dapat memahami esensi dari kebijakan tersebut dan lebih bijak dalam merencanakan kegiatan siswa di luar lingkungan sekolah. (SZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *