Apa Benar Dana Pembinaan Pengcab Disunat? Ini Klarifikasi Pengurus KONI Kota Sukabumi

Pengurus KONI Kota Sukabumi Membantah Keras Adanya Isi Penyunatan Dana Pembinaan Pengurus Cabang (Pengcab). Padahal Menurut Pengakuannya Dana Tersebut Telah Disalurkan Pada Akhir Tahun 2024

Seputarankita.com – SUKABUMI – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi, Haickel Reza Balfas, memberikan klarifikasi terkait beredarnya isu mengenai adanya pemotongan atau penyunatan anggaran pembinaan bagi sejumlah Pengurus Cabang (Pengcab).

Isu tersebut beredar melalui beberapa aplikasi pesan dan menyebutkan bahwa dana pembinaan untuk 29 Pengcab di kota Sukabumi tidak dicairkan atau bahkan disunat oleh pihak pengurus KONI setempat.

Menanggapi derasnya isu tersebut, Haickel menegaskan bahwa informasi yang beredar itu merupakan data lama yang berasal dari 5 Desember 2024.

“Dana pembinaan untuk sebagian besar Pengcab sudah dicairkan. Dari total 47 Pengcab yang ada, sebanyak 35 Pengcab sudah menerima dana pembinaan meskipun pencairannya dilakukan pada akhir tahun lalu,” kata dia didampingi Sekretaris Emal Hadi Pasha dan Wakil Ketua 1 Anton S Rachman, Selasa (7/1/2025).

Tidak sebatas itu dia juga menyertakan bukti transfer, foto, dan dokumen terkait pencairan anggaran sudah lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, menjelaskan bahwa ada dua Pengcab yang tidak mencairkan dana pembinaan tersebut karena alasan tertentu. Salah satunya, dua Pengcab tidak hadir untuk mengambil dana yang telah disediakan.

Dimana sesuai dengan aturan yang diterapkan di KONI Kota Sukabumi, yang mengharuskan Ketua Pengcab untuk datang langsung ke kantor KONI guna mengambil anggaran tersebut.

Sedangkan, delapan Pengcab lainnya tidak diberikan anggaran karena alasan masa berlaku SK kepengurusan yang sudah habis atau karena pengcab tersebut masih baru dan akan menerima anggaran pada tahun depan.

Haickel menambahkan bahwa dana yang tidak diambil oleh Pengcab tersebut sudah dikembalikan ke kas daerah. Sebagian dari dana yang belum diambil kemudian dialokasikan kepada Pengcab lainnya yang telah memenuhi persyaratan.

BACA JUGA:  Pencarian ABK di Perairan Ujung Genteng Masih Nihil, Tim SAR Perluas Area ke Palabuhanratu

Dia berharap, meskipun ada kendala terkait anggaran yang semakin menipis setiap tahunnya, prestasi olahraga di Kota Sukabumi tetap dapat ditingkatkan.

Porda (Pekan Olahraga Daerah) tahun lalu menjadi salah satu ajang pembuktian bagi KONI Kota Sukabumi. Meskipun kehilangan satu medali emas, namun jumlah medali yang berhasil diraih justru meningkat, menandakan adanya kemajuan di sektor olahraga.

“Saya mengajak kepada seluruh Pengcab tetap optimis dan terus berusaha keras untuk meraih prestasi terbaik, baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional. Kontribusi mereka sangat diharapkan untuk kemajuan olahraga di Kota Sukabumi,” tandasnya. (UM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *