Pemkot Sukabumi Fokus Perbaiki Drainase Rusak Guna Cegah Banjir

Pemkot Sukabumi Perbaiki jalan yang Drainasenya rusak, agar tidak menimbulkan banjir, di lima titik jalan di Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Selasa (8/4/2025).

seputaran.com – SUKABUMI – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dan Bobby Maulana, bersama sejumlah kepala dinas meninjau kondisi drainase di lima titik jalan di Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Selasa (8/4/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengecek langsung kadar kerusakan saluran air di wilayah itu yang kerap menyebabkan genangan dan potensi banjir saat hujan deras.

“Hari ini saya melakukan infeksi ke lima titik jalan, terutama jalan-jalan yang drainasenya rusak, sehingga saat hujan aliran airnya bocor ke luar jalan dan berpotensi menimbulkan banjir,” ujar Ayep Zaki.

Hemat dia, sebelum memperbaiki jalan rusak, Pemerintah Kota Sukabumi akan memprioritaskan perbaikan drainase. Hal ini penting agar aliran air hujan tidak meluap ke jalan dan memperparah kerusakan.

“Jadi sebelum perbaikan jalan, kita akan perbaiki dulu drainase agar tidak bocor ke jalan dan menimbulkan banjir,” tegasnya.

Beberapa titik drainase yang masuk prioritas perbaikan meliputi Jalan Merbabu, Prana, Subangjaya, dan Ciaul. Di lokasi-lokasi tersebut, saluran air tidak mengalir ke sungai karena titik nol pembuangan terlalu jauh, sehingga saat hujan air tumpah ke jalan.

“Drainase yang sangat bermasalah akan jadi skala prioritas. Misalnya di Jalan Merbabu, Prana, Subangjaya, Ciaul. Karena begitu hujan deras, air tidak mengalir ke sungai tapi ke jalan,” jelasnya.

Dia menambahkan, perbaikan drainase direncanakan mulai minggu depan dan ditargetkan dikerjakan sepanjang bulan April. Setelah itu, barulah perbaikan jalan rusak dilakukan.

“Saya sudah meminta Bappeda dan PUTR untuk menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan dan berapa lama pengerjaan drainase dan jalannya,” tambahnya.

Ia berharap upaya ini bisa membuat Kota Sukabumi menjadi lebih nyaman dan representatif, terutama bagi wisatawan yang datang dari Jakarta maupun daerah lainnya.

BACA JUGA:  Jembatan Cipalasari Parungkuda Ambruk Usai Diguyur Hujan Lebat

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bobby Maulana juga mengingatkan pentingnya kesadaran warga untuk menjaga kebersihan. Menurutnya, sampah yang dibuang sembarangan turut menyebabkan saluran air tersumbat dan banjir.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kota Sukabumi, tolong kesadarannya. Jangan buang sampah sembarangan. Seperti waktu lebaran, sampah-sampah berserakan di mana-mana,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *