Dua Pelancong Asal Bogor Alami Kecelakaan Laut di Pantai Sunset

Dua Pelancong Asal Bogor Alami Kecelakaan Laut di Pantai Sunset
Satpol Airud Polres Sukabumi masih melaksanakan pencarian dua wisatawan asal Bogor yang terseret ombak Pantai Sunset Palabuhanratu / FT: Ist

seputarankita.com – Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Dadi menjelaskan, personel yang diterjunkan ke lokasi hilangnya dua orang wisatawan asal Bogor di sekitar Pantai Sunset, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, belum menemukan titik terang tentang keberadaan kedua korban.

‎”Kedua korban bernama Angga Andiyansah (28) dan Alfin Alfiandi (28). Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, sebelum kejadian mereka tengah menikmati libur akhir pekan bersama rekannya di kawasan pantai selatan Sukabumi,” kata AKP Dadi, 18 Januari 2026.

‎AKP Dadi mengungkapkan, insiden bermula saat Angga berenang terlalu ke tengah laut. Melihat situasi berbahaya tersebut, rekan korban, Dede Hakimin, sempat memperingatkan Alfin.

‎“Alfin kemudian berusaha menolong Angga dengan menariknya ke arah pantai. Namun, kuatnya arus laut dan ombak yang sedang pasang membuat keduanya justru terseret semakin ke tengah hingga tenggelam,” kata AKP Dadi

‎Saat itu saksi Dede yang ikut berusaha menolong namun dia tak sanggup mengejar korban karena kondisi ombak yang cukup besar. Dalam keadaan kelelahan, ia akhirnya berhasil menyelamatkan diri lebih dulu ke bibir pantai.

‎Laporan kejadian tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Satpol Airud Polres Sukabumi. Petugas mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur SAR serta Balawista Pantai Karangpapak untuk melakukan pencarian.

‎“Hingga saat ini kedua korban masih dalam pencarian. Tim gabungan terus menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian,” kata AKP Dadi.

‎Pantai Sunset Karangpapak sendiri dikenal memiliki karakter ombak yang cukup kuat, terutama pada pagi hari. Oleh karena itu, pihak kepolisian kembali mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut.

‎“Kami imbau wisatawan agar mematuhi rambu peringatan dan arahan petugas pantai. Jangan berenang terlalu ke tengah karena arus laut selatan sangat berbahaya,” ungkapnya. UM

BACA JUGA:  Sekolah di Jampangtengah Terancam Ambruk, Ratusan Siswa Belajar di Ruang Darurat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *