Satu Korban Laka Laut Palabuhanratu Ditemukan, Puluhan Personel SAR Masih Sisir Pesisir Cisolok

Satu Korban Laka Laut Palabuhanratu Ditemukan, Puluhan Personel SAR Masih Sisir Pesisir Cisolok
Satu dari dua wisatawan asal Bogor ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu malam. Satu korban lainnya masih dalam pencarian / FT: Ist

seputarankita.com – Satu dari dua wisatawan asal Bogor Alfin Alfiandi (28) yang terseret ganasnya ombak pantai Sunset Kecamatan Cisolok Palabuhanratu ditemukan Tim SAR Gabungan dalam keadaan tak bernyawa pada Minggu malam, 18 Januari 2026.

‎Jasad Alfiandi ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB di pesisir Pantai Karangpapak, tepatnya di area belakang Mapolsek Cisolok. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 500 meter dari titik awal pertama korban dinyatakan hilang.

‎Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas gabungan untuk penanganan lebih lanjut.

‎“Satu dari dua korban telah kami temukan pada malam hari di sekitar pesisir Pantai Karangpapak. Setelah dilakukan proses evakuasi, jenazah langsung kami bawa ke RSUD Palabuhanratu untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Suryo, Senin pagi, 19 Januari 2026.

‎Tim gabungan masih berupaya keras mencari satu korban lainnya, yakni Angga Ardiansyah (30), yang hingga berita ini diturunkan statusnya masih dinyatakan hilang. Dia menjelaskan strategi pencarian yang diterapkan timnya, yang mencakup penyisiran laut dan darat.

‎“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran laut menggunakan perahu karet sejauh kurang lebih 2 NM (Nautical Mile) dari lokasi kejadian, serta penyisiran sepanjang garis pantai sejauh kurang lebih 2 KM dari titik awal korban dilaporkan terseret arus,” jelasnya.

‎Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, antara lain Pos SAR Sukabumi, Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, P2BK BPBD Kecamatan Cisolok, Balawista Karanghawu, SAKA SAR, CIC Rescue, Sinergi Kemanusiaan, SARDA, serta dibantu oleh masyarakat sekitar dan keluarga korban.

‎Peristiwa tersebut bermula pada Minggu pagi (18/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Tiga orang wisatawan dilaporkan sedang bermain air di bibir Pantai Sunset, tepatnya di belakang Villa Philita, Desa Karangpapak.

‎Berdasarkan keterangan dari berbagai sumber diduga para korban tidak menyadari datangnya arus bawah yang kuat. Satu orang berhasil menyelamatkan diri dari seretan ombak, namun nahas bagi Alfin dan Angga yang terbawa arus hingga ke tengah laut.

‎Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan yang berlibur di kawasan pantai selatan Sukabumi untuk selalu waspada terhadap karakteristik ombak dan mematuhi rambu-rambu keselamatan di sekitar lokasi kejadian. UM

BACA JUGA:  Lawan King Kobra Demi Lindungi Warga, Pria Cidadap Tewas Tragis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *