Wisata Alam dan Kekayaan Laut Jadi Kekuatan Ekonomi Desa Sukatani

Desa Sukatani Kecamatan Surade memiliki salah satu destinasi wisata Pantai Karang Bolong yang banyak menyedot animo wisataaan lokal dan luar daerah / FT: Ist

seputarankita.com – Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menyimpan potensi besar yang berasal dari sektor wisata bahari dan kekayaan sumber daya laut.

Potensi tersebut menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan desa di masa depan.

Salah satu destinasi unggulan di desa ini adalah Pantai Cicaladi atau yang lebih dikenal dengan nama Karang Bolong.

Pantai yang berada di pesisir selatan Sukabumi itu menawarkan pemandangan tebing karang yang berpadu dengan ombak Samudra Hindia, sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun para penghobi memancing.

Tidak hanya dikenal karena panorama alamnya, kawasan Pantai Cicaladi juga menjadi lokasi masyarakat mencari berbagai hasil laut, seperti ikan, udang, dan lobster.

Aktivitas tersebut telah lama menjadi sumber penghasilan warga yang tinggal di sekitar pesisir.

Sejumlah fasilitas sederhana seperti gazebo dan warung yang dikelola masyarakat telah tersedia untuk melayani kebutuhan wisatawan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan pengunjung sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Penjabat Sementara Desa Sukatani, H. Rimbayana, didampingi Sekretaris Desa Hasan, mengatakan potensi wisata dan sumber daya alam yang dimiliki Desa Sukatani merupakan aset yang harus terus dikembangkan.

“Melalui pengelolaan yang baik dan transparan maka destinasi wisata dan kekayaan laut akan memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya, Senin, 6 Juli 2026.

Salah seorang warga, Ajat (27), mengungkapkan bahwa hasil laut masih menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian masyarakat. Menurutnya, setiap hari warga memanfaatkan kekayaan laut untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Selain sektor kelautan, Desa Sukatani juga memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas. Perpaduan potensi pesisir dan pertanian tersebut menjadi modal penting bagi desa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UM

BACA JUGA:  Rumah Warga di Pemukiman Padat Penduduk Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *