Sains  

AI Ungkap Keganjilan Misterius dalam Lukisan Raphael

AI Ungkap Keganjilan Misterius dalam Lukisan Raphael
Sumber: Science Alert

seputarankita.com – Sebuah sistem kecerdasan buatan canggih yang dikembangkan oleh para peneliti seni dan teknologi dari Universitas Bologna berhasil mengungkap keganjilan yang mencengangkan dalam salah satu lukisan karya pelukis legendaris Renaisans, Raphael. Temuan ini berpotensi mengguncang dunia seni rupa klasik dan membuka babak baru dalam studi autentikasi karya seni.

Lukisan yang menjadi objek penyelidikan adalah Madonna della Rosa, yang selama ini diyakini sebagai salah satu mahakarya Raphael dari awal abad ke-16. Namun, melalui analisis multi-spektral dan pemodelan machine learning terhadap ratusan karya Raphael, AI menemukan ketidaksesuaian pola goresan kuas dan struktur anatomi yang tidak lazim dalam bagian wajah tokoh Santo Yosef.

“Kami melatih AI untuk mengenali gaya tangan Raphael secara mikroskopis, dari arah sapuan kuas hingga penggambaran anatomi manusia. Yang menarik, wajah Santo Yosef dalam lukisan ini menunjukkan perbedaan signifikan—baik dalam palet warna maupun teknik pencahayaan,” jelas Dr. Lucia Moretti, pakar konservasi seni dari tim peneliti.

Lebih mengejutkan lagi, AI mengungkap bahwa lapisan cat pada bagian tersebut tampaknya ditambahkan beberapa dekade setelah lukisan awal diselesaikan, kemungkinan oleh seniman lain atau dalam upaya restorasi yang tidak terdokumentasi.

Temuan ini memicu diskusi hangat di kalangan sejarawan seni dan kurator museum. Beberapa menyambutnya sebagai lompatan dalam metode autentikasi karya seni, sementara yang lain memperingatkan agar tidak terlalu bergantung pada teknologi dalam menilai warisan budaya.

“AI adalah alat yang luar biasa, tapi kita tetap membutuhkan interpretasi manusia untuk memahami konteks sejarahnya,” ujar Prof. Marco Gentile dari Accademia di Belle Arti di Firenze.

Pihak Museo del Prado di Madrid, yang menjadi rumah bagi Madonna della Rosa, belum memberikan komentar resmi terkait temuan ini. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa mereka tengah mempertimbangkan untuk membuka kembali arsip restorasi lukisan tersebut.

BACA JUGA:  Ilmuwan Temukan 5 Gunung Bawah Laut, Ungkap Misteri Dasar Samudra

Dengan semakin majunya kecerdasan buatan dalam mendeteksi detail yang tak tampak oleh mata manusia, dunia seni kini dihadapkan pada tantangan baru: bagaimana menyeimbangkan kecanggihan teknologi dengan sentuhan interpretatif sejarah dan budaya. (Bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *