seputarankita.com – Gegara gaji telat, sejumlah Aparatur Sipil Negara/Pegawai Negeri Sipil (ASN/PNS) di Kabupaten Sukabumi, masuk ke dalam jeratan pinjaman online (Pinjol) untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.
Tidak sedikit dari mereka juga terpaksa berutang ke warung agar dapur keluarga mereka tetap ngebul.
“Telat sepekan lebih. Tapi sangat berpengaruh untuk kebutuhan rumah tangga,” kata seorang ASN/PNS, Rabu (14/1/2026).
Sekda Kabupate Sukabumi, Ade Suryaman menyatakan, keterlambatan pembayaran gaji itu terjadi karena adanya hambatan pada proses perhitungan penganggaran di masa transisi tahun anggaran baru.
Ade memastikan dalam beberapa hari ini, gaji dan tunjangan para ASN/PNS itu akan segera dibayarkan.
Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi, Haerul Iman menyampaikan keterlambatan pembayaran gaji itu terkendala proses administrasi dan memerluikan reformulasi ulang.
Secara umum lanjut dia kondisi keuangan daerah pada awal tahun anggaran 2026 mencukupi membayar gaji dan tunjangan.
Kendalanya, kata dia, proses penginputan data belanja oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) mengalami keterlambatan.
”Kami mengimbau seluruh perangkat daerah agar segera mempercepat dan menuntaskan penginputan belanja di SIPD secara tepat dan akurat,” tandasnya.
Gegara Gajian Telat, Banyak PNS di Sukabumi Nekat Pilih Pinjol





